MEDAN, BOLAHITA - Uji coba
PSMS Medan kontra UKM USU yang berkesudahan dengan skor 4-1 (3-1) kemarin sore di Stadion Teladan tetap menghasilkan evaluasi penting sebelum tampil di Piala Kemerdekaan nanti.
Empat gol yang dicetak Legimin Rahardjo, Guntur Triaji, Choirul Hidayat dan Erwin Ramdani tak membuat pelatih Suharto AD Sumringah. Baginya dalam uji coba terakhir kemarin tetap memiliki penurunan juga peningkatan. Misalnya dalam miss komunikasi antara pemain bertahan. "Peningkatan ada dan penurunan juga ada. Ya kenapa kita bisa kebobolan, itulah penurunannya. Pemain bawah tak baik koordinasinya. Mungkin juga anggap remeh lawan," bilang Suharto AD usai pertandingan kemarin sore.
Apalagi gol lawan dicetak melalui proses serangan balik. Ini menjadi raport penting bagi pemain bertahan yang terlihat tak apik memainkan perannya. "Peningkatan kita di game ini adalah tentang mencetak gol di babak pertama. Karena dalam beberapa uji coba terakhir, kita kesulitan menciptakan gol. Hanya banyak melahirkan peluang di babak pertama," beber Suharto.
Begitu juga dengan pengertian antar pemain, pelatih yang kerap menggunakan topi ini melihat terjadi perbaikan. Asrul Reza dkk sudah saling mengisi dan memahami. Evaluasi lainnya, Suharto akan lebih memfokuskan kombinasi pemain di sektor pertahanan.
Sementara itu Suharto AD memastikan
PSMS Medan tak lagi menjadwalkan uji coba. Setelah melawan UKM USU, dia hanya memfokuskan programnya dengan maintenance kebugaran dan kekurangan tim. "Tidak ada lagi uji coba, kita tinggal mendrill apa yang menjadi kekurangan - kekurangan kita. Finishing serta ke peningkatan penampilan di lapangan Makodam. Kita persiapkan tim hingga siap tampil di Piala Kemerdekaan," pungkas Suharto.