BOLAHITA.COM - Kisah yang paling tragis dari dua
PSMS Medan datang dari pemain yang memperkuat tim di Kompetisi Divisi Utama PT. Liga Indonesia. <div><br></div><div>Meskipun dana subsidi sudah dikirim operator liga ke Indra Sakti Harahap (ketum PSMS), namun Ardana dkk tetap belum mendapatkan cicilan pelunasan gaji. </div><div><br></div><div>Lagi, pemain hanya bisa menelan ludah dan menahan sabar. "Walaupun gaji enggak kunjung keluar, tapi lebaran ini Saya sangat senang. Di beri kesehatan dan bisa kumpul bersama keluarga," jawabnya.</div><div><br></div><div>Namun harapan untuk tetap berjuang menuntut gaji tetap dikumandangkan. Setelah bersabar selama du bulan Suci, kini semangat menempuh gaji lewat jalur hukum dihembuskan kembali. </div><div><br></div><div>"Kami harus lakukan itu, menuntut lewat jalur hukum. Karena kami memiliki kontrak kerja profesional. Ini akan menjadi pelopor bagi pemain yang merasakan hal sama," pungkas Dana. </div>