BOLAHITA, MEDAN - Lampu hijau untuk diputarnya kembali Liga Indonesia sudah didapat. Namun,
PSMS masih belum memutuskan siapa yang akan menjadi pelatih di tahun 2021.
Sejauh ini, latihan tiga kali sepekan
PSMS Medan masih di pimpin Asnyari Lubis di Stadion Kebun Bungas setiap hari Senin, Selasa dan Rabu. Sejatinya, kontrak Gomes de Oliveira, pelatih sebelumnya sudah habis. Termasuk Ansyari Lubis yang kini hanya mendapat uang transport.
Lalu, siapa yang akan ditunjuk menjadi pelatih tim berjuluk Ayam Kinantan musim ini?
Manajer
PSMS Mulyadi Simatupang mengatakan secara pribadi saat ini masih lebih mempertimbangkan pelatih lokal untuk menangani tim berjuluk Ayam Kinantan itu.
Sebagai manajer ia pun akan mengusulkan agar
PSMS dibesut pelatih lokal ketimbang asing. "Ya kalau bisa pelatih lokal lah. Kalau saya pribadi lebih mengutamakan pelatih dari dalam (Sumut), siapapun ya," ucap Mulyadi Simatupang.
Mulyadi Simatupang menjelaskan alasan memprioritaskan pelatih lokal karena
Sumatera Utara. Karena masih punya stok pelatih yang banyak, dan kualitas pelatih lokak
Sumut juga tidak kalah dengan pelatih luar
Sumatera Utara.
Selain itu, untuk mendatangkan kembali pelatih asing
PSMS harus punya cukup budget. Karena itu manajemen
PSMS saat ini masih mempertimbangkan pelatih lokal dengan kualitas yang juga bagus.
"Tapi saya juga masih belum memastikan bagaimana nanti saran ketua dan pembina PSMS. Atau katakanlah masukan-masukan dari mantan. Kita juga harus mendengar nanti ya," ucap Mulyadi Simatupang.
Lebih lanjut disinggung soal pelatih lokal yang saat ini berpeluang mengarsiteki PSMS, Mulyadi mengatakan salah satu nama mengarah pada Ansyari Lubis. Mantan pesepakbola yang pernah mendapat predikat pemain termahal di Indonesia ini juga dinilai layak menukangi PSMS.
Selain kaya pengalaman baik sebagai pemain, kualitas pelatih yang akrab disapa Uwak ini juga dinilai cukup mumpuni. Selain itu Ansyari juga sudah mengantongi lisensi A AFC yang dimiliki pelatih liga 1 dan liga 2 umumnya.
"Kalau sekarang ini mungkin paling besar peluang Ansyari Lubis. Karena beliau masih punya komitmen ya walau kontraknya sudah berakhir untuk mus kemarin," pungkas Mulyadi yang menjabat Kadiskanla Pemprov
Sumut ini.