MEDAN. BOLAHITA.com - Piala Kemerdekaan yang tadinya dikabarkan hanya untuk tim Divisi Utama hanyalah isapan jempol semata. Pasalnya tim yang tak berasal dari level kedua kompetisi di Indonesia ini pun bisa mendaftar.
Di grup A, sebut saja ada PS Kwarta yang dianggap menggantikan PSPS Pekanbaru yang dicoret akibat tak mengirimkan persyaratan adminitrasi. Hal itu diungkapkan anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono.
“PSPS dicoret karena tidak mengirimkan syarat administrasi yang diminta,” kata Cheppy, Rabu (15/7).
Sebelumnya, PSPS sudah dimasukkan dalam pembagian grup turnamen tersebut. Klub asal Pekanbaru itu masuk dalam Grup A. Untuk menggenapi peserta tetap 24 tim, Tim Transisi juga sudah menemukan klub pengganti PSPS. “PSPS diganti dengan PS Kwarta,” beber Cheppy yang juga menegaskan kepesertaan untuk turnamen itu sudah tetap.
Saat dikonfirmasi, Ketua Umum PS Kwarta, Adrian Achmad Gho, mengatakan pihaknya memang sudah lama mendaftarkan tim. Jauh dari sejak Tim Transisi menetapkan deadline bagi peserta pada Sabtu (11/7) lalu.
“Ya, Kwarta sudah mendaftarkan diri. Sebelumnya kita mendapat undangan dari Tim Transisi. Langsung kita respon dan daftarkan. Kami sudah melengkapi semua berkas yang diminta untuk syarat pendaftaran,” kata Adrian.
“Awalnya dari kabar yang kami dengar kan pesertanya dari Divisi Utama. Tapi ternyata dari daftar klub yang mendaftar ada beberapa klub yang tak ikut Divisi Utama 2014. Hal ini yang menurut kami jadi peluang untuk ikut. Karena itu kami mendaftar,” bebernya.
Sejauh ini memang kabar soal berapa peserta yang akan lolos masih simpang siur. Namun Kwarta optimis akan lolos.
“Kalau merunut pada persyaratan yang ada, Kwarta harusnya bisa lolos. Karena dari segi finansial dan legalitas kami lengkap. Kami juga tidak punya tunggakan gaji pemain,” tambah CEO Kwarta, Muhammad Arief Fadillah.