PSMS Tersungkur Karena Gaya Rap-rap Tidak Muncul

PSMS Tersungkur Karena Gaya Rap-rap Tidak Muncul

Jan 26, 2018 - 18:40
 0
PSMS Tersungkur Karena Gaya Rap-rap Tidak Muncul
Kalah akibat berkurangnya rap rap
BOLAHITA, BANDUNG - Tidak banyak yang bisa diucapkan pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman, menyikapi kekalahan dari Sriwijaya FC (SFC). Kekalahan itu di derita dalam laga ketiga atau terakhir penyisihan Grup A di Stadion GBLA.

Bermain pada Jumat (26/1/2018) sore, PSMS kalah dengan skor 0-2. Kekalahan itu membuat PSMS melorot dari puncak klasemen Grup A. Bahkan terancam tidak lolos ke babak 8 besar Piala Presiden.

Menanggapi kekalahan ini Djanur, panggilan akrab Djadjang Nurdjaman, mengaku sudah sewajarnya terjadi. Pasalnya para pemain tampak kesulitan mengembangkan permainan.

"Kami gagal mengembangkan permainan khas Medan. Gaya rap-rap tidak muncul. Itu fakta di lapangan," kata Djadjang Nurdjaman, usai pertandingan.

Selain itu Djanur juga menyoroti kemampuan fisik para pemain. Antoni Putro Nugroho dan kawan-kawan seperti tidak ada apa-apanya dibandingkan laga pertama dan kedua.

"Fisik para pemain tampak turun. Mungkin karena pengaruh bermain sore. Sebelumnya kami dua kali bermain pada malam hari," tutur Djanur.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow