Pelatih PSMS Benahi Lini Belakang
Pelatih PSMS Benahi Lini Belakang
Kata Legirin, tingkat kebobolan tim menjadi catatan yang harus dibenahi. Kelemahan dalam memahami strategi pertahanan merupakan sebab dari kebobolan tersebut. Menanggapi hal itu, Legirin mengatakan akan segera menyelesaikan PR untuk memperkuat organisasi pertahanannya.
"Saya melihat masih ada kekurangan di lini pertahanan. Organisasi pertahanan kita belum maksimal. Sering ada ruang yang terbuka, ini disebabkan keterlambatan melakukan diagonal posisi, ya karena kurangnya komunikasi juga, masih kurang kuat," ujarnya Selasa (4/11/2014).
Dari enam kebobolan, tiga gol yang masuk ke gawang PSMS Medan, berawal dari titik 12 pas. Artinya, bek menjadi sorotan, karena melakukan pelanggaran sehingga memberi hadiah penalti kepada lawan.
Permainan pemain belakangnya masih menunjukkan tipikal rap-rap ala Medan, dan sayangnya tidak tepat waktu. Hal ini karena tidak stabilnya pemain dalam mengontrol emosi. "Pemain belakang kita masih terburu-buru, masih belum maksimal dalam mengontrol emosi. Mereka harus lebih tenang, jangan mudah panik. Jika udah panik, artinya tidak konsentrasi, itu lah yang membuat banyaknya pelanggaran," jelasnya.
Namun, Pelatih berlisensi B AFC ini menjelaskan pemain belakangnya mempunyai nilai plus. Hal itu yang harus diasah lebih dalam. "Kita harus melihat secara utuh, poin positifnya, mereka masih muda, punya power dan masih bisa dibentuk untuk lebih baik lagi," tandasnya.
What's Your Reaction?