BOLAHITA, MEDAN - Setelah kontestan Liga 1 yang mendesak PSSI dan PT LIB untuk bisa melobi pemerintah mengeluarkan rekomendasi berkompetisi, harapan yang sama datang dari
PSMS Medan.
Pelatih
PSMS Medan, Ansyari Lubis mengaku kerinduannya akan kompetisi yang telah tidak bergulir hampir dua tahun lamanya itu akibat pandemi Covid 19.
"Rindu pastilah. Hanya saja kita kan enggak bisa berbuat apa-apa. Situasi yang membuat seperti ini," kata Ansyari Lubis.
"Tapi kita berharap PT LIB dan PSSI setidaknya bisa meyakinkan bahwa kompetisi sepakbola bisa digelar merujuk dari suksesnya perhelatan Piala Menpora dengan mengikuti prokes yang ketat," ucap Ansyari Lubis.
Jika kompetisi tak kunjung digelar, Uwak panggilan akrab Ansyari Lubis melihat Indonesia akan tertinggal dari negara lain yang sejak tahun sebelumnya memutar kompetisi.
"Pasti kita akan tertinggal jauh dengan negara lain. Pemain kan butuh kompetisi untuk mengetahui sejauh mana perkembangannya dan kesiapannya juga dalam melakoni setiap pertandingan," Ansyari Lubis.
Saat ini bilangnya,
PSMS sebagai salah satu klub pserta hanya bersifat menunggu hingga kepastian hadir dari PT LIB selaku operator yang kabarnya akan memutar kompetisi pada September mendatang.
"Semoga saja. Kalau kita sifatnya menunggu arahan dari manajer. Jika memang ada kejelasan kompetisi kita akan menggelar latihan. Berharapnya sih secepatnya bisa latihan lagi," kata Uwak.