<b>SETELAH</b> mendapatkan Muhammad Fauzi sebagai calon ketua umum terbaru
PSMS Medan, organizing comitte (OC) segera menjadwalkan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB). Rencananya akan berlangsung di Hotel Grand Angkasa, pada awal 5 atau 7 Desember mendatang.<br><br>Muhammad Fauzi sendiri adalah seorang dokter bedah di Jakarta dan mengaku belum berpengalaman mengurus sepakbola. "Saya diusung oleh organizing comitte
PSMS menjadi ketua umum. Sudah Saya sampaikan ke mereka bahwa tak punya pengalaman di sepakbola. Dan kalau ada calon lain yang lebih baik, silahkan," ujar Muhammad Fauzi.<br><br>Masuk ke PSMS, dokter ahli bedah ini siap menggelontorkan dana awal sebesar Rp1 miliar. Jumlah itu pun dipastikan bisa dipenuhi bila tim bakal melakukan persiapan. "Saya pikir uang sebesar Rp1 Miliar masih bisa dicari. Permasalahan terbesar adalah soal ketulusan mengelola sepakbola," sambungnya. Lalu bagaimana dengan utang
PSMS yang wajib dibayarkan?<br><br>Fauzi mengaku bahwa persoalan utang memang harus dibayarkan bila ingin berkompetisi. Bahkan dokter ini mengetahui utang
PSMS versi Indra Sakti Harahap yang memiliki tunggakan terbesar. "Bila terpilih menjadi ketum saat RALB tanggal 5 atau 7 Desember nanti, Saya pribadi memang harus menyelesaikan itu dulu. Tapi kami harus punya data mereka dulu, kenapa tidak gajian, apa karena uangnya dibawa kabur CEO atau apalah. Dan semua pihak di
PSMS harus menyepakatinya," bilangnya. <br><br>Sementara itu sekretaris tim
PSMS Medan, Fityan Hamdy mengaku siap memberikan data tunggakan gaji pemain, pelatih dan official. "Itu lengkap sama saya dan ke PT. Liga, APPI juga sudah dikirimkan. Jadi semua pihak memang sudah mengetahui berapa kewajiban klub yang belum dibayarkan ke kami," pungkasnya<br>