BOLAHITA, MEDAN - Kontestan Liga 2
Sumatera Utara,
PSMS Medan menyambut baik sinyal lampu hijau dari Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo akan digulirkannya Liga 1 dan Liga 2 di tanah air.
Pernyataan Presiden tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali pasca keduanya bertemu hari ini.
"Tadi saya dampingi Presiden terima pengurus IMI (ikatan motor Indonesia). Saya lapor ke beliau tentang pramusim, ternyata beliau mantau dan nonton di tv," kata Zainudin Amali kepada media di Jakarta.
"Pak Presiden menyaksikan, menonton pertandingan itu. Saat saya laporkan, Pak Presiden bilang, iya saya liat juga di tv seperti apa," sambungnya.
Dalam pertemuan itu juga, Presiden memberikan arahan agar Menpora dan pihak terkait mulai menyiapkan dan menggelar kompetisi Liga 1 dan 2. Jokowi senang karena penonton dan semua yang terlibat di kejuaraan pramusim disiplin mengikuti aturan.
"Beliau juga apresiasi untuk suporter karena sangat patuh terhadap imbauan, tidak datang ke stadion dan berkerumun di stadion dan sebagainya. Beliau beri arahan Liga 1 dan 2 disiapkan dengan baik juga," imbuhnya.
Sekum
PSMS Julius Raja pun menyambut positif, mengingat saat ini
PSMS Medan telah melakukan sejumlah persiapan menatap Liga 2 musim 2021.
"Ya, artinya sesuai arahan dari pak Edy selaku pembina PSMS, kita lebih awal mempersiapkan team sejak Januari dengan menunjuk Mulyadi Simatupang sebagai manager dan saat ini telah menggelar latihan bersama. Kemudian Februari menunjuk perangkat pelatih dan yang diutamakan anak-anak
Medan untuk kembali," terangnya.
Hal senada juga disampaikan Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang. Bahkan dengan tegas dirinya mengaku jika
PSMS Medan sangat serius dalam menatap kompetisi Liga 2 musim ini.
"Nyatanya kita bisa bawak Gozo, Made dan Gusti ke PSMS. Ini sebagai bentuk keseriusan kita dalam memajukan sepak bola di
Sumut umumnya dan Kota
Medan khususnya," ungkap Mulyadi.