Lebih sudah sepekan sebelas pemain
PSMS Medan melakukan perjuangan di Jakarta. Alamsyah Nasution dkk telah mengadukan nasibnya ke PSSI, PT. Liga Indonesia dan Mempora.
Aksi nekad ini pun mendapat dukungan dari APPI. Belum mendapatkan respon positif dari petinggi sepak bola Indonesia, punggawa Ayam Kinantan masih nekad tetap bertahan.
Meskipun harus hidup dengan penderitaan, tidur di Mesjid dekat Gelora Bung Karno, menumpang di rumah kerabat, semangat masih tinggi. Terakhir, pemain
PSMS ini memilih melakukan aksi demo di Kantor PSSI. Bahkan beberapa pemain seperti Bambang Pamungkas, Kurniawa Dwi Jualianto juga ikut bergabung.
Tak hanya itu, pemain juga merencanakan menggelar pengajian doa bersama malam ini (kemarin malam, Red) di depan Kantor PSSI. "Kami akan terus mencoba bertahan disini (PSSI, Red). Kami akan terus memperjuangkan pembayaran, kejelasan soal gaji kami.Dukungan pemain pemain senior seperti Bambang Pamungkas juga menjadi salah satu penyemangat kami," ujar Ardhana kiper PSMS.
Pantang pulang sebelum menang, tidak menyerah demi kebenaran hingga hujatan kepada Indra Sakti Harahap mengisi status pemai di blackberrymesenger (bbm) yang ikut beraksi.
"Persoalan gaji kami yang belum dibayarkan bukan sekadar hak. Ini soal hidup keluarga kami yang harus dinafkahi. Kami harus berjuang untuk mendapatkannya," tambah Susanto, bek kanan PSMS. Tak hanya soal gaji yang mereka tuntut di Kantor PSSI. (
Bolahita)