Sisa Hutang PSMS Rp1,9 Miliar

Sisa Hutang PSMS Rp1,9 Miliar

Sisa Hutang PSMS Rp1,9 Miliar
Sasa terlihat kecewa <br>
Musim terakhir di Indonesia Super League (ISL) lalu, PSMS Medan menyisahkan utang yang masih sangat banyak. Selain kepada pemain, manajemen yang dipimpin Idris dan Benny Tomasoa ini masih memiliki sejumlah tunggakan terhadap beberapa hotel dan toko sport di Medan.

Menurut pengakuan manajemen, jika ditotal klub yang berjuluk Ayam Kinantan memiliki tunggakan sebesar Rp1,9 Miliar. Jumlah itu mengalir dari penginapan, rumah sakit, travel dan toko sport di Medan.

Khusus penginapan, terakhir adalah tempat pelatih sebelumnya, Raja Isa ditempatkan, yakni di Hotel Residence. Sampai saat ini manajemen hotel mengaku sama sekali belum mendapat pelunasan dari pihak PSMS. Begitu juga dengan Kagaya Sport, salah satu toko sport di Medan ini masih menunggu itikad baik dari Idris, soal pembayaran hutang tersebut.

"Sampai sekarang memang belum dibayarkan dan Saya menunggu itikad baik dari Pak Idris. Tapi Saya melihat berita di koran, jika uang dicairkan, maka manajemen akan membayarkan utangnya. Kita tunggu saja," kata Hengky owner Kagaya Sport.

Sementara itu, Idris mengaku saat ini PSMS Medan memiliki hutang sekitar Rp1,9 Miliar. Dan jika PT Liga Indonesia ataupun sponsor mencairkan dana tersebut, uang tersebut akan diprioritaskan membayarkan hutang kepada hotel, toko sport ataupun ke travel.

"Itu akan diprioritaskan  membayar hutang-hutang tiket pesawat, dan ke Kagaya Sport. Kalau di total, hutang kita kita ada sebesar Rp1,9 Miliar. Jadi kalau pun dananya cair, jumlahnya tak cukup membayarkan utang," jawab Idris kepada media. (Bolahita)