Slamet Riyadi tak Ingin Perkelahian Antar Pemain Terulang

Slamet Riyadi tak Ingin Perkelahian Antar Pemain Terulang

Slamet Riyadi tak Ingin Perkelahian Antar Pemain Terulang
Pemain Pro Duta dan Kwarta terlibat perkelahian dalam lanjutan Divisi Utama di Stadion Teladan
DUA laga terakhir melawan PSMS Medan dan Pro Duta, sinyal perkelahian sangat kental terjadi di Stadion Teladan. Derby sesama klub di Kota Medan sepertinya tak lagi diselimuti sikap respect dan fair.

Namun derby Sumut melawan Bintang Jaya nanti, pelatih PS Kwarta Slamet Riyadi tak menginginkannya terulang kembali. Meskipun dipenuhi pemain muda, bukan berarti performa harus berapi-api tanpa sportivitas. Karena itu hanya akan mencerminkan hal negatif dan tontonan yang buruk.  "Sudah kami antipasi derby ini dengan menegaskan ke pemain jangan terpancing, seperti pertandingan melawan PSMS dan Pro Duta lalu," ujar Slamet Riyadi pelatih PS Kwarta.

"Karena Saya sebagai pelatih tidak pernah mengajarkan cara bermain sepak bola seperti itu. Kami tidak mau kejadian yang lalu terulang, karena ini akan mencerminkan pelatih dan klub itu sendiri. Melawan Bintang Jaya, kami kembali dengan cara dan gaya kami bermain. Mudah-mudahan gesekan-gesekan antar pemain yang sama-sama dari Sumut tidak membuat lepas kontrol pemain," sambungnya.

Menjamu Bintang Jaya, Gurning melihat tim tamu tersebut dalam grafik positif. Apalagi kini ditangani Abdurahman Gurning yang dikenal dengan motivasinya. "Secara moral, masuknya Abdurahman Gurning membuat mereka mulai naik. Tapi perolehan angka di grup ini masih ketat. Ini laga kandang dan kami tak mau kehilangan poin," pungkas Slamet.