Girts Karlsons, striker andalan Pro Duta di babak play off
PRO DUTA telah memastikan diri ke zona aman di tiga besar grup K babak play off Liga Primer Indonesia di Stadion Gelora Bumi Kartin Jepara. <div><br></div><div>Dengan dua kali menang dan sekali seri, kini tim yang ditangani Dejan Antonic hanya menunggu proses verifikasi saja. Namun bukan berarti menghadapi Bontang (24/10) Pro Duta menurunkan kekuatannya. </div><div><br></div><div>Rahmad Hidayat dkk tetap diintruksikan bermain open play. Ansyari Lubis tetap menjamin bahwa duel terakhir tersebut tak kalah penting. "Tidak ada istilah menurunkan pemain lapis atau menurunkan kekuatan. Kami tetap membutuhkan kemenangan di pertandingan," ujar Ansyari asisten pelatih Pro Duta.</div><div><br></div><div>Apalagi untuk mengejar posisi teratas di grup. Dan dua partai terakhir grup K tersebut masih membuka peluang Pro Duta merealisasikan targetnya. </div><div><br></div><div>"Kalau PSM mengalahkan Persijap dan kami menang, posisi teratas akhirnya didapatkan. Tapi intinya kita sudah di zona aman dan akan bermain sebaik mungkin lawan Bontang," beber Ansyari Lubis. Kekuatan Bontang yang juga bermaterikan pemain muda tetap diwaspadai. </div><div><br></div><div>"Kami juga menggunakan materi yang sama dan kami merasakan semangat juang pemain itu seperti apa di lapangan. Bontang juga masih punya harapan. Sebaiknya tetap mempertahankan performa terbaik kami," tegas Ansyari Lubis. Pro Duta sendiri masih harus kehiangan Saralim yang mash cedera. </div>