MEDAN, BOLAHITA - Kontingen
Sumatera Utara berhasil meraih sukses ganda dengan merebut juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) yang berakhir di Gedung Serba Guna Universitas Negeri
Medan, Selasa (27/10) sore.
Kontingen
Sumut bersama Sulsel tampil sebagai juara umum bersama dengan torehan medali sama yakni 4 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.
Selain itu,
Sumut juga meloloskan 14 atletnya ke PON 2016 di Jawa Barat.
Selain tampil sebagai juara umum,
Sumut juga meloloskan 14 atletnya ke PON. Untuk Nomor Kata,
Sumut meloloskan Fernando (kata Perorangan Putera), Saad Adillah Mursyid, Fernando, dan Dwi Yudha (Kata beregu Putra). Sedangkan nomor kumite, Widodo Febrianto ( kelas +84 kg putera).
Namun sukses ganda tersebut tidak diikuti nomor kata perorangan dan beregu puteri, karena
Sumut sama sekali tanpa wakilnya di PON.
Ketua Umum Forki Sumut, DR H Rahmat Shah usai menutup Kegiatan mengatakan sukses ganda
Sumut dengan tampil sebagai runner up dan meloloskan atlet banyak ke PON merupakan prestasi yang membanggakan.
"Kita mengharap kejuaraan ini berjalan sukses tanpa ada insiden apapun. Apalagi karate merupakan olahraga keras, tidak terukur, maka butuh kerjasama seluruh pihak, baik juri, atlet, maupun seluruh pengurus Forki. Selain itu yang paling utama adalah menjaga persaudaraan serta menjaga citra atau nama baik kegiatan, daerah, maupun perguruan Forki," ucap Rahmat Shah yang juga menjabat sebagai penasehat PB Forki Pusat.
Ditanya kesuksesan
Sumut merebut juara umum, Rahmat Shah sangat bangga, karena di satu sisi
Sumut juga berhasil meloloskan 14 atlet di 15 nomor ke PON 2016. " Kita lihat perjalanan karate di Sumut, tiap ajang PON apa yang ditargetkan selalu memenuhi target.
Bahkan berkali kali kita pernah raih itu. Kita memang penting raihan medali, mengharumkan nama daerah, namun lebih penting lagi lancarnya kegiatan ini. Selain itu, Kita patut bersyukur, karena hampir seluruh atlet kita lolos ke PON kecuali untuk nomor kata perorangan dan beregu puteri. Kami maklum, karena mereka memang masih atlet pemula dan perlu pembinaan berjenjang ke depannya," tambahnya.
Perolehan akhir Medali Kejurnas Pra PON Karate 2016:
2. Sulsel ( 4, 1, 3)
3. DKI Jakarta (2, 4, 5)
4. Jawa Timur (2,2,3)
5. Bali ( 1,1,4)
6. Jateng (1,1,2)
7. Lampung (1,0,0)
8. Jambi (0,1,1)
9. Kepri (0,1,0)
10.Sulbar (0,1,0)
11. Banten (0,1,0)
12. Papua (0,1,0)
13. Sulbar (0,1,0)
14. Aceh (0,0,3)
15. Sulut (0,0,2)
16. NTB (0,0,1)
17. DIY (0,0,1)
18. Maluku (0,0,1)
19. Sulteng (0,0,1)