MEDAN, BOLAHITA - Askot PSSI
Medan menyerahkan sertifikat kepada 73 perangkat pertandingan yang terdiri atas 31 pengawas pertandingan (PP), 31 wasit C-II, dan 11 wasit C-III di Sekretariat Askot PSSI
Medan di Kompleks Kebun Bunga, Minggu (25/10).
Sertifikat tersebut diberikan setelah mereka lulus dalam mengikuti penataran pengawas pertandingan dan wasit yang digelar Askot PSSI
Medan bekerjasama Dispora
Medan, beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, ditetapkan tiga lulusan terbaik untuk masing-masing kategori. Untuk kategori pengawas pertandingan, lulusan terbaik adalah Iwansyah Siregar, Manganarap, dan Simson. Eko Anggara, Dedi A Infantri, Syahrul Ikhsan (Wasit C-II), M Andrik Khairi, Santayson, dan Fathul Simatupang (Wasit C-III).
Ketua Askot PSSI
Medan, Iswanda ‘Nanda’ Ramli SE, berharap ilmu yang didapat para peserta penataran perangkat pertandingan yang telah menerima sertifikat bisa dikembangkan dan diaplikasikan di daerahnya masing-masing.
Askot PSSI
Medan sendiri nantinya akan terus melaksanakan sejumlah program kerja yang telah diagendakan, di antaranya menggelar Liga Pelajar pada awal November. Pada Januari 2016 juga akan digelar turnamen antarklub.
“Pelaksanaan kegiatan tersebut nantinya menjadi wadah bagi para wasit dan pengawas pertandingan untuk dapat menerapkan ilmunya. Selain itu, diharapkan kisruh antara Menpora dan PSSI bisa cepat selesai agar segala kompetisi dapat bergulir lagi dan perangkat pertandingan bisa bekerja,” tutur Wakil Ketua DPRD Kota
Medan ini.
Ketua Panitia, Drs H Azam Nasution MAP, menjelaskan kursus wasit dan pengawas pertandingan yang digelar Askot PSSI
Medan pada Mei lalu, diikuti 88 peserta yang berasal dari Sumut, Aceh, dan Riau.
“Dengan sertifikat ini, para peserta dapat mengambil strata yang lebih tinggi lagi. Karenanya, tahun depan Askot PSSI
Medan bekerjasama Dispora
Medan akan menggelar kursus untuk tingkat nasional,” katanya.