MEDAN, BOLAHITA - Pegulat
Sumatera Utara Sumurung Siregar memenuhi targetnya merebut emas dalam Kejurnas (Pra-PON) XIX 2016. Difinal pegulat asal Tapsel itu mengalahkan Locus Malino asal DKI Jakarta dalam pertarungan hari kedua Kejurnas pada kelas 85 kg gaya grego romawi di GOR Universitas Brawijaya, Malang, Senin (1/12).
Sampai kemarin (1/12/2015),
Sumatera Utara sudah mengemas satu emas dan lima perunggu. Medali perunggu disumbangkan Elfita pada kelas 58 kg putri. Empat perunggu lainnya diraih pada hari pertama pertandingan (Ahad, 30/11/2015), atas nama Faizal Irwansyah Lase kelas 54 kg, Eperaim kelas 59 kg, Febrianto kelas 66 kg dan Sekda Tarigan kelas 71 kg.
Asisten pelatih gulat
Sumut Anggi Muda Siregar menyebutkan, sampai hari kedua kemarin (1/11/2015), sudah tujuh pegulat
Sumut ke PON Jabar tahun 2016. Dua pegulat
Sumut lainnya dinyatakan lolos setelah mencapai babak perempat final. Peluang
Sumut untuk meloloskan atlet masih terbuka. Ada 14 pegulat
Sumut yang bertarung di hari Rabu (2/12/2015) dan Kamis (3/12/2015). "Mudah-mudahan target dua emas bisa tercapai",ujarnya.
Pada Kejurnas
Sumut berkekuatan 21 pegulat. Mereka diharapkan mampu mewujudkan harapan masyarakat untuk berprestasi. Atlet yang tergabung dalam tim
Sumut ini merupakan perpaduan antara atlet senior dan junior. Ada dari mereka yang sudah mengikuti dua kali PON dan ada yang baru pertama kali masuk di tim PON.
Untuk memenuhi target dua medali emas bukanlah pekerjaan mudah, namun tim pelatih dan atlet akan berusaha mewujudkan target tersebut. Gulat merupakan cabang olahraga termasuk diandalkan
Sumut untuk mendulang prestasi emas di PON 2016. Dari beberapa kali pelaksanaan PON, prestasi gulat
Sumut cukup baik.