Jeda Delapan Besar, PS TNI Menjaga Konsistensi Press And Cover
Jeda Delapan Besar, PS TNI Menjaga Konsistensi Press And Cover
Namun bukan berarti tim ini tanpa kekurangan. Pelatih PS TNI Suharto AD memiliki sejumlah catatan penting dari empat partai mereka di grup. Konsistensi menjaga karakter tim masih harus ditingkatkan. Misalnya saja saat melawan Pusamania Borneo FC dan Persib Bandung menjadi sorotan.
"Sejauh ini ada dua pertandingan dimana pemain tidak menjalankan press and cover. Saat melawan Pusamania Borneo FC misalnya, dimana kita justru bermain terburu-buru. Padahal lawan tidak melakukan tekanan berlebihan saat itu," bilang Suharto AD.
Menurutnya hal ini tidak baik jika di babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman kembali dilakukan pemain. "Saya menilai konsistensi menjaga press and cover memang belum stabil dijalankan pemain. Makanya selalu ketika water break ataupun jeda babak pertama kita ingatkan. Sejauh ini berhasil, di babak kedua kita bangkit dan mulai memainkan karakter kita," sambungnya.
Dan memang menurut Suharto, menjaga konsistensi permainan di tim tidaklah mudah. Banyak faktor yang memengaruhi bisa stabilnya hal tersebut. Makanya agar tidak terjadi penurunan jauh soal press and cover, Suharto AD acap kali mengingatkannya setiap latihan. Tapi Suharto setidaknya bisa terbantu dengan semangat juang pemainnya.
"Kebersamaan kami, yaitu sama-sama kerja dan kerjasama sangat baik di tim ini. Baik hubungan manajemen dengan pemain serta pelatih. Militansi, pantang kalah dan mengalah pemain membuat karakter kami selalu bisa dimainkan," beber Suharto AD.
Tampil di babak delapan besar, Suharto pun tak mau mengambil resiko. Meski kembali akan menghadapi kontestan di level Indonesia Super League (ISL), dia mengaku tidak akan mengubah gaya latihan atau karakter bermain tim.
"Saya jamin tidak akan ada pergantian cara bermain. Bermain dengan 4-2-3-1 dengan press and cover sudah menjadi fakem. Saya hanya melakukan, supaya pemain manapun yang diturunkan harus siap tampil. Kemudian di jeda sebelum delapan besar, kami akan mencoba meningkatkan kondisi fisik pemain. Karena tim yang lolos ini memiliki kelebihan tersendiri dari yang gagal lolos," pungkas Suharto.
What's Your Reaction?