WASIT FIFA THORIQ ALKATIRI DIPUKUL OKNUM SUPORTER USAI LAGA MALUT UNITED VS PSM MAKASSAR
Wasit berlisensi FIFA, Thoriq Alkatiri, menjadi korban pemukulan oleh oknum suporter setelah memimpin pertandingan antara Malut United melawan PSM Makassar.
WASIT FIFA THORIQ ALKATIRI DIPUKUL OKNUM SUPORTER USAI LAGA MALUT UNITED VS PSM MAKASSAR
BOLAHITA - Wasit berlisensi FIFA, Thoriq Alkatiri, menjadi korban pemukulan oleh oknum suporter setelah memimpin pertandingan antara Malut United melawan PSM Makassar. Oknum tersebut memukul Thoriq menggunakan sebuah kain di tengah situasi yang memanas seusai pertandingan.
Insiden tersebut terjadi setelah laga yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, pada Sabtu (7/3/2026). Pertandingan berakhir dengan skor imbang 3-3.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Kontroversi bermula ketika Malut United sempat mencetak gol keempat melalui David da Silva. Namun setelah melakukan pengecekan melalui VAR, Thoriq memutuskan untuk tidak mengesahkan gol tersebut karena menilai David da Silva lebih dulu melakukan pelanggaran.
Keputusan tersebut memicu protes dari pihak Malut United. Dalam video yang diunggah akun Instagram Forum Wasit Indonesia (@forum_wasit_idn), terlihat sejumlah ofisial Malut United mengikuti dan memprotes Thoriq setelah pertandingan.
Wasit berusia 37 tahun asal Purwakarta, Jawa Barat, itu bahkan diteriaki hingga menuju lorong stadion. Meski mendapat pengawalan dari steward, seorang oknum suporter memanfaatkan celah dan memukul Thoriq menggunakan kain saat ia hendak memasuki lorong stadion.
View this post on Instagram
Akibat kejadian tersebut, Thoriq sempat terhuyung sebelum akhirnya berlari masuk ke dalam lorong stadion. Salah satu asisten wasit juga terlihat nyaris terkena pukulan dalam insiden tersebut.
Forum Wasit Indonesia mengecam keras tindakan tersebut dan meminta adanya sanksi tegas dari pihak terkait.
“Komdis tolong sanksi tegas. Situasi ini sudah sangat keterlaluan dan tidak bisa diterima. Wasit seperti apa yang kalian inginkan?” tulis Forum Wasit Indonesia dalam unggahan mereka yang dikutip pada Minggu (8/3/2026).
Selain insiden pemukulan terhadap wasit, ketegangan juga terjadi antara wartawan yang meliput pertandingan dengan ofisial Malut United. Salah satu oknum ofisial klub diduga melakukan intimidasi terhadap wartawan.
Seorang wartawan RRI Ternate bernama Irwan disebut dipaksa menghapus rekaman video yang merupakan bagian dari kerja jurnalistiknya. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Malut United terkait insiden tersebut.
What's Your Reaction?