MEDAN, BOLAHITA - Pantia pelaksana Turnaman Piala Jenderal Sudirman 2015 menetapkan Sleman dan Solo sebagai tuan rumah babak 8 besar. Kedua kota tersebut dinilai netral dan representatif untuk menggelar event tersebut.
Semula Kota Malang difavoritkan sebagai salah satu tuan rumah. Namun, Mahaka Sports and Entertainment selaku penyelenggara akhirnya mencoret Malang, dan memilih Stadion Maguwoharjo di Sleman dan Stadion Manahan, Solo, sebagai venue perempat final.
"Dua kota itu dipilih karena tempat netral, sehingga adil buat semua peserta," balas Hasani, melalui pesan singkatnya kepada wartawan.
Sementara itu PS TNI sendiri memang belum mendapat surat resmi terkait penunjukan dua kota tersebut. "Kita belum dapat pemberitahuan resmi, mungkin hari ini. Tapi kita memang sudah dapat kabar itu," ujar Andry Mahyar Matondang manajer PS TNI. Bagi mereka dua tempat ini dianggap tidak ada masalah. Legimin Rahardjo dkk selalu siap dimanapun bertanding.
"Ya harapan kita di
Medan. Tapi ya karena itu keputusan penyelenggara, kita tetap siap. PS TNI sama sekali tidak kendur dalam memberikan dukungannya," sambungnya.
Babak 8 besar Piala Jenderal Sudirman digelar dengan sistem home tournament. Delapan tim yang lolos, yakni Arema Cronus, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Mitra Kukar, Semen Padang, PS TNI, Pusamania Borneo FC, dan Surabaya United dibagi dalam dua grup, yakni grup D dan E.
Pembagian grup diatur sedemikian rupa. Untuk Grup D, terdir dari satu tim juara penyisihan grup, dua tim runner-up penyisihan grup, dan satu peringkat 3 terbaik.
Sedangkan Grup E diisi dua tim juara penyisihan grup, satu runner-up, dan tim peringkat 3 terbaik. Pengundian atau drawing akan dilaksanakan, Kamis (3/12/2105).