SURABAYA, BOLAHITA - "yo ayo, ayo ps tni, kuingin kita harus menang. yo ayo ayo ayo"
Semangat menabuh genderang dengan menyanyikan lirik lagu diatas juga tak kalah diserukan suporter PS TNI. Aksi mereka juga bisa dibilang tak kalah ketika Aremania, LA Mania, Viking atau suporter besar lainnya beraksi. Meskipun tidak terlatih menjadi suporter atraktif, namun kekompakan membuat kehadiran mereka luar biasa.
Di sepanjang pertandingan PS TNI di Piala Jenderal Sudirman, pria-pria dengan potongan ramput cepak ini sangat lihai dengan nada. Bahkan mereka kreatif memainkan kedua tangannya dalam mendukung PS TNI di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Dengan mengganti sepenggal lirik lagu suporter dengan kata PS TNI, seribuan pendukung ini juga lantang memacu semangat Legimin Rahardjo dkk di lapangan. Sejauh ini mereka berhasil, lantas siapakah mereka?
Adalah para prajurit yang berasal dari divisi kesatuan angkatan bersenjata TNI, yaitu angkatan darat (AD), angkatan udara (AU) dan angkatan laut (AL) yang ada di seputaran Kota Surabaya, Jawa Timur. Seperti Linud 502, Linud 503, PM Kostrad, Zipur 10, Yonkav 8, Yon Arhanudse-8, Yon Armed, Yon 516 dan Yonkes. "Yang jelas dukungan kami tidak lagi seratus persen, tapi seribu persen untuk PS TNI," ujar Letnan II, M Kusen Yon dari Arhanudse-8 Surabaya.
Apalagi PS TNI sejauh ini sudah berhasil menang dengan mengalahkan klub Indonesia Super League (ISL). Ini menjadi kebanggaan mereka untuk semakin mendukung perjuangan PS TNI. "Kami bangga dengan kemenangan yang diraih PS TNI. Ini menunjukan bahwa sepakbola kami sudah maju, bahwa tentara bisa main bola dengan benar," kata Letnan II yang juga pernah memperkuat Arema Malang dan Deltras Sidordjo ini.
Kehadiran ribuan prajurit TNI ini ke stadion mendukung PS TNI adalah sebuah perintah. Namun tak bisa dipungkiri juga, Kusen dkk mengaku banyak yang datang karena hobi dengan sepak bola. Termasuk juga yang telah fanatik dengan tim sepak bola PS TNI. "Selain kita diperintah, kita yang datang ke stadion memang semua suka bola. Lihat saja bagaimana mereka terus bernyanyi memberikan dukungan. Dan jujur saja di pertandingan kedua kemarin melawan Pusamania Borneo, jumlah suporter PS TNI semakin banyak," bebernya.
Jumlah yang semakin membludak ini tentunya sebuah sinyal, bahwa PS TNI sudah menjadi kebanggaan bagi setiap tentara. Pemain dan suporter PS TNI ini pun sejak awak pertandingan grup C langsung menjalin chemistry. Dimana sebelum dan sesudah pertandingan selalu memberikan penghormatan. Termasuk sebuah selebrasi gol yang memberikan hormat juga ditujukan kepada para pendukungnya. "Kalau Saya pribadi, harapannya PS TNI itu masuk ke liga profesional. Saat ini sudah terbukti bahwa sepak bola TNI sudah maju," harap Kusen yang juga aktif menonton dan menggalang tentara lainnya datang ke stadion.
Pemain PS TNI sendiri mengaku supraise ketika mereka disambut antusias. Legimin Rahardjo menjadi tak canggung tampil di Sidoardjo