BOLAHITA, MEDAN - Rahmat Hidayat tak memungkiri tetap bahagia meski tahun ini dia tak lagi bermain di Liga 1. Karena, musim ini dia kembali ke rumahnya, yaitu
PSMS Medan.
Dalam beberapa tahun terakhir dengan sejumlah klub seperti Persib Bandung, Sriwijaya dan
PSMS saat masih di Liga 1, serta Bhayangkara FC dan Persija Jakarta di musim lalu diperkuatnya.
"Kalau katanya turun karier ke Liga 2 dari Liga 1, menurutku gak juga ya. Karena
PSMS adalah tim yang besar, jadi gak ada masalah (main di Liga 2)," kata Rahmat Hidayat.
Bergabung kembali dengan
PSMS menjadi salah satu alasannya pilih klub kebanggaan Kota
Medan itu selain alasan dekat dengan keluarga.
"Pertama karena keluarga alasannya. Kedua, walaupun aku main di Liga 2 dan pilih
PSMS karena nama besarnya," ucap Rahmat Hidayat.
"Suporter dan manajemen bilang harus ke Liga 1. Tapi menurut aku kembalikan
PSMS ke Liga 1 tentu itu enggak mudah. Juga itu butuh kerja keras dan tidak bisa seorang Rachmad Hidayat sendiri bisa meraih target tersebut. Tentunya butuh kerja sama semua pihak," Rahmat Hidayat.
Lebih lanjut Rachmad mengaku optimistis
PSMS bisa meraih target promosi ke Liga 1 musim depan. Sebab skuat
PSMS musim ini dinilai cukup berbeda dari musim sebelumnya.
"Hadirnya pemain-pemain seperti M. Rifqi, Abdul Rohim dan beberapa pemain baru lainnya kabarnya akan gabung lagi, jada harapan itu terbuka (lolos ke Liga 1)," Rahmat Hidayat.
"Namun seperti kata Legimin, siapapun main di PSMS, biarpun (pemain) dari Liga 3 sekalipun, kalau sudah masuk lapangan, pasti dia berbeda. Pasti dia semangat," pungkasnya.