Tim Sepak Bola Sumut Melajut ke Babak Enam Besar
Tim Sepak Bola Sumut Melajut ke Babak Enam Besar
Pertandingan antara Sumut dan Jatim sendiri sempat terhenti ketika wasit Najamuddin Aspiran melakukan kecurangan dengan memberikan hadiah penalti kepada Jatim. Padahal justru pemain Jatim Dicky Prayoga yang berusaha membobol gawang Sumut dengan tangannya. Imbasnya, pemain dan seluruh official tim melakukan protes dan sempat menghentikan pertandingan hingga tujuh belas menit lamanya.
Tapi setelah semua pihak berunding, akhirnya pemain Sumut bersedia melanjutkan pertandingan. Hadiah penalti yang diberikan wasit berhasil dimanfatkan Dicky Prayoga dan sekaligus merubah skor 1-0 untuk kemenangan Jatim. Setelah tertinggal pemain Sumut semakin meningkatkan serangannya ke jantung pertahanan Jatim. Hasilnya, pada menit ke-35 Sumut mampu menyamakan kedudukan saat sundulan M Agung memanfaatkan sepak pojok yang dilakukan Edi Stahputra.
1-1.“Kita tidak pernah menginstruksikan para pemain untuk melakukan tindakan tidak sportif. Semua penonton yang ada di stadion ini menjaid saksi bagaimana wasit membuat pertandingan berlangsung tidak selayakanya pertandingan sepak bola,” bilang Rudi Saari, pelatih tim sepak bola Sumut.
“Pemain mereka sesuka hatinya menendang pemain kami, namun tak ada peringatan yang dikeluarkan wasit. Wasit benar-benar merusak pertandingan ini,” tandas Rudi lagi.
Terpisah pelatih Jatim Danur Dara juga mengaku tak puas dengan kepemimpinan wasit yang menurutnya terlalu sering membiarkan pemain Sumut mengulur-ulur waktu.
“Harusnya kami tidak kalah jika mereka tidak mengulur-ulur waktu. Itu yang menjadi penyebab kenapa pemain sampai mengejar-ngejar wasit saat pertandingan usai,” bilang Danur Dara.(Bolahita)
What's Your Reaction?