MEDAN. BOLAHITA - Persatuan Tinju Amatir Indonesia Kabupaten Samosir menorehkan hasil positif di kejuaraan daerah (kejurda) tinju elite
Sumut yang diadakan di GOR Primbana
Medan, 6-9 Agustus kemarin.
Meski hanya mengirim 2 petinju terbaiknya di bawah asuhan pelatih tinju senior Edison Purba, keduanya tampil cukup perkasa dengan sumbangan medali emas dan perak.
Menurut Edison Purba, hasil maksimal tersebut didapat berkat dukungan penuh yang diberikan ketua DPRD Samosir, Rosinta Simarmata yang selalu memberikan perhatian terhadap olahraga tinju di kabupaten Samosir tersebut.
"Ini untuk kedua kalinya ketua DPRD Samosir memberangkat atlet tinju untuk kejurda. Sebelumnya di Binjai bahkan beliau sempat hadir melihat langsung dan kita dapat 2 emas dari 2 atlet yang turun. Jadi hasil ini tidak terlepas dari perannya lah, karena seluruh biaya termasuk uang saku semua ditanggungnya," ujar Edison di
Medan, kemarin.
Lanjut Edi, dikatakannya tidak sulit mencari petinju di Samosir untuk dilatih maupun dibina. Pasalnya, ia menilai faktor alam telah menempa masyarakat di sana sehingga mempunya fisik yang kuat.
"Tahun 2013 kemarin di kejurda youth di Padang Lawas, 5 petinju junior yang turun seluruhnya juara. Jadi saya yakin di Samosir banyak petinju hebat. Saya juga optimis nanti adanya sasana baru yang dijanjikan oleh Rosinta Simarmata akan menambah prestasi kami," ujarnya.
Di kejurda tinju elite
Sumut kemarin yang juga sebagai seleksi untuk mewakili
Sumut dalam ajang Pra PON, Samosir turun melalui Helviarni Sijabat peraih medali emas di kelas 48 Kg yang juga terpilih menjadi petinju favorit dalam kejuaraan tersebut. Sementara itu, Rika Sihombing yang bermain di kelas 51 Kg berhasil menyumbang medali perak.
"Pastinya bangga bisa menjadi petinju favorit dan meraih emas. Ke depannya tetap serius berlatih karena mau main di Pra PON bulan September nanti," ujar petinju yang berkuliah di Unimed tersebut.