Academy Utamasia Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini Youth Tournament Terbaik di Sumatera Utara
Utamasia Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini Bertajuk Utamasia Youth Tournament
BOLAHITA _ Setelah sukses menyelenggarakan Liga Utamasia selama empat musim, Akademi Utamasia kembali membuat inovasi dengan menggelar turnamen khusus usia dini bertajuk Utamasia Youth Tournament.
Turnamen ini akan berlangsung di Lapangan Cadika Medan pada 14–22 Juni 2025 mendatang.
Turnamen ini menjadi festival grassroots perdana yang diselenggarakan oleh Utamasia, dengan konsep yang disebut berbeda dari festival-festival sepak bola anak lainnya.
"Konsep festival ini kami rancang untuk menciptakan turnamen usia dini yang ideal. Anak-anak akan bermain dengan durasi total 60-90 menit per hari, dibagi ke dalam empat sesi, dan tiap sesi maksimal berlangsung dua jam. Jadi tidak menghabiskan waktu seharian di lapangan," ujar Ketua Panitia, Gusti Lubis, Jumat (23/5/2025).
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Turnamen akan dimulai pada Sabtu, 14 Juni 2025, pukul 08.00–10.00 WIB dan dilanjutkan sesi sore pukul 16.00–18.00 WIB. Format ini akan berlanjut pada Minggu, 15 Juni, serta dilanjutkan pada Sabtu dan Minggu berikutnya, 21 dan 22 Juni 2025, dengan sesi yang sama. Babak final akan digelar pada hari terakhir.
Sebanyak 32 tim akan ambil bagian, terbagi dalam tiga kelompok umur: U-8, U-10, dan U-12. Gusti, yang sebelumnya juga menjabat asisten manajer tim sepak bola dan futsal PON Sumut 2024, menegaskan bahwa festival ini lebih mengedepankan pembinaan dan pengalaman bertanding daripada mengejar trofi.
View this post on Instagram
Yang menarik, festival ini tak hanya soal sepak bola. Panitia juga menyulap acara ini menjadi ajang hiburan keluarga dengan menghadirkan bazar UMKM, pertunjukan budaya, dan musik.
"Kita ingin menghidupkan suasana festival, bukan hanya untuk anak-anak yang bertanding, tapi juga untuk keluarga yang datang. Akan ada festival tari tingkat SD, freestyler, hingga panggung seni yang menampilkan bintang tamu Panggoaran pada malam puncak 22 Juni nanti," jelas Gusti.
Utamasia menegaskan bahwa turnamen ini bukan ajang kompetisi untuk mencari juara semata. Setiap tim dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu, yang sudah termasuk kesempatan bermain sekitar delapan pertandingan, serta sertifikat dan medali untuk semua pemain.
"Ini murni pesta sepak bola rakyat, terutama untuk anak-anak yang sedang libur sekolah. Konsepnya fun football, bukan sistem gugur sekali kalah langsung pulang. Kami ingin semua anak punya pengalaman bermain yang cukup dan menyenangkan," tutupnya.
What's Your Reaction?