Bandung Bjb Tandamata Kubur Mimpi Gresik Petrokimia ke Grand Final

Bandung Bank Bjb Tandamata juara bertahan Proliga melaju mulus ke grand final usai mengalahkan Gresik Petrokimia 3-0 (25-17, 25-21, 25-20), mengubur impian lawannya yang saat ini berada di dasar klasemen

Mar 9, 2023 - 20:14
Mar 9, 2023 - 20:14
 0
Bandung Bjb Tandamata Kubur Mimpi Gresik Petrokimia ke Grand Final
Bandung BJB Tandamata pastikan satu tempat di Grand Final Proliga 2023 (Foto: PBVSI)

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Bandung Bank Bjb Tandamata juara bertahan Proliga melaju mulus ke grand final usai mengalahkan Gresik Petrokimia 3-0 (25-17, 25-21, 25-20), mengubur impian lawannya yang saat ini berada di dasar klasemen. 

Laga seru berlangsung di GOR Sritex Arena, Solo, Kamis (9/3/2023). Alhasil, Bandung Bjb memuncaki klasemen Proliga 2023 putri dengan empat kali menang dan satu kali kalah.

Satu-satunya kekalahan di babak empat besar adalah melawan BIN Jakarta. Tim asuhan Alim Suseno itu takluk 0-3 di seri kedua babak empat besar di Semarang pekan lalu.

“Kami bersyukur bisa mengamankan tiket ke grand final, sesuai target awal kami. Ini berkat kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan para pemain dan pelatih,” ujar Assistant Manager Bjb Bandung, Adik Rega Pahla, selaku dikutip dari rilis PBVSI, Kamis (9/3/2023).

Senada dengan Asisten Manajer, top middle blocker Bandung Bjb Wilda Siti Nurfadhilah mengatakan kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh rekan setimnya. Menurutnya, para pemain mampu mengikuti instruksi pelatih dengan baik.

“Alhamdulillah, hasil ini menjadi tiket masuk ke babak grand final bagi saya pribadi di Proliga. Sekarang kami mempersiapkan mental untuk pertandingan puncak,” ujar Wilda.

Meski sudah mengamankan satu tempat di grand final, Adik mengatakan timnya akan tetap berjuang di laga final. Bandung Bjb masih menyisakan satu pertandingan di Solo melawan Jakarta Pertamina Fastron, Minggu (12/3/2023).

Di sisi lain, hasil tersebut membuat Gresik Petrokimia tidak lolos ke babak grand final. Tim besutan Ayub Hidayat itu terpuruk ke dasar klasemen.

“Maaf atas kekalahan hari ini. Tim sudah berusaha meminimalisir kesalahan sendiri. Namun banyak penerimaan yang kurang sempurna sehingga menyulitkan setter untuk mengolah bola menjadi serangan yang matang,” jelas Ayub.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow