Berikut Alasan Lengkap Laga Sada Sumut FC vs Persiraja Tanpa Penonton Umum

Nov 24, 2023 - 23:14
Nov 24, 2023 - 23:16
 0
Berikut Alasan Lengkap Laga Sada Sumut FC vs Persiraja Tanpa Penonton Umum

BACA JUGA :

Statistik PSMS Medan Hingga Pekan XI, Ayam Kinantan Terbaik di Empat Kategori Ini

Komdis PSSI Hukum Wapres Persiraja Akibat Provokasi Penonton Saat Laga kontra PSMS

Sada Punya Keyakinan Bisa Kalahkan Persiraja di Stadion Baharuddin Siregar

Persiraja Tetap Pede Menang Meski Usai Official Training Bus Kena Lempar

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

BOLAHITA - Panitia pelaksana (Panpel, Red) pertandingan Sada Sumut FC akhirnya memutuskan tidak akan menjual tiket untuk umum saat menjamu Persiraja Banda Aceh, Sabtu (25/11/2023) petang di Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam Kabupaten Deli Serdang.

Keputusan ini diambil melalui diskusi dengan manajemen hingga pihak keamanan. Tanpa penjualan tiket ini terkait dengan kericuhan yang terjadi usai pertandingan antara Persiraja Banda Aceh versus PSMS Medan beberapa waktu lalu di Stadion Harapan Bangsa.

Dalam ricuh usai pertandingan itu, satu pemain PSMS Medan mendapatkan pukulan dari official Persiraja Banda Aceh. Lalu skuat Ayam Kinantan juga tertahan hingga lewat tengah malam di stadion.

Sehingga diputuskan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, mau tak mau, Panpel Sada menutup penjualan tiket untuk umum. Berikut penjelasan lengkap yang dihimpun Bolahita dari Bastanta Sembiring, Sekretaris LOC Sada Sumut.

"Awalnya kita berniat menjual tiket untuk pertandingan ini. Hanya saja waktu rakor PAM di Polres Deli Serdang, ada usulan atau imbauan dari Polda Sumut ataupun Polres Deli Serdang. Berdasarkan sumber intelejen mereka, bahwa akan terjadi serangan balasan oleh pihak-pihak yang tidak dikenal," kata Bastanta Sembiring. 

"Jadi mereka (Polres Deli Serdang, red) menyarankan untuk tidak menjual tiket untuk umum. Itu untuk meminimalkan kejadian yang tidak kita inginkan. Nah kita sebagai Panpel tuan rumah yang diutus manajemen, kami meminta waktu dan melempar kembali ke manajemen soal ini," ucap Bastanta Sembiring.

"Apakah usulan tadi kita setujui atau tidak. Nah demi sukses dan terselenggaranya pertandingan ini dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka akhirnya manajemen menyetujui untuk tidak menjual tiket untuk umum," Bastanta Sembiring. 

"Tapi nanti, yang dari regulasi LIB  sudah diatur kuota untuk tim tamu, sponsor, tuan rumah, itu tetap kita jalankan. Skemanya tetap seperti biasanya, ada ratusaan tiket yang akan kita sebar ke keluarga pemain dan sponsor," pungkas Bastanta Sembiring.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow