Erick Thohir: Donasi Signifikan dari Emiten dan Terbesar Sepanjang Sejarah

Salah satu contohnya adalah kontribusi dari perusahaan-perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau emiten untuk menjadi donatur.

Aug 9, 2023 - 10:11
Aug 9, 2023 - 10:12
 0
Erick Thohir: Donasi Signifikan dari Emiten dan Terbesar Sepanjang Sejarah

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Ketua Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia, Erick Thohir, dengan tegas menyatakan bahwa minat publik terhadap sepak bola Indonesia belum pernah sebesar ini dalam sejarah.

Salah satu buktinya adalah semakin banyaknya masyarakat pecinta sepak bola yang ingin memberikan kontribusi.

Salah satu contohnya adalah kontribusi dari perusahaan-perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau emiten untuk menjadi donatur.

Penyerahan bantuan dana untuk meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia secara simbolis dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (7/08).

Erick Thohir menerima donasi dari perwakilan donatur dalam acara tersebut yang disaksikan oleh Direktur Utama BEI, Iman Rachman.

Penyerahan bantuan CSR ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-45 Pasar Modal. Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Bursa Efek Indonesia dan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia.

Erick mengungkapkan, "Saya mengajak teman-teman dari Yayasan dan PSSI untuk bersama-sama mengembangkan semua dukungan luar biasa ini. Dengan tulus, para donatur memberikan bantuan mereka. Menurut saya, ini belum pernah terjadi dalam sejarah sepak bola Indonesia."

Ia menegaskan bahwa para atlet sepak bola tidak boleh diperlakukan seperti ayam aduan yang hanya digunakan dalam pertandingan kemudian dilupakan. Para atlet yang mencapai prestasi dan mengharumkan nama bangsa adalah pahlawan.

Menurut Erick, mereka memerlukan perlindungan dan dukungan. Mereka juga harus diberi perawatan dan pembinaan dalam karier mereka.

"Salah satunya adalah memastikan bahwa pahlawan olahraga kita tidak hanya dimanfaatkan saat mereka bermain, lalu dilepaskan tanpa perlindungan. Padahal mereka adalah pahlawan. Jangan biarkan pahlawan kita menjadi seperti ayam aduan yang hanya digunakan untuk bertanding," ujar Erick.

Erick menjelaskan bahwa perlindungan kesehatan bagi para atlet sepak bola telah dilakukan melalui kerja sama antara PSSI dan BPJS Kesehatan. Namun, ini belum cukup.

"Masih ada banyak yang perlu kita siapkan. Misalnya, dalam waktu dekat akan ada Piala Dunia U-17. Mereka sudah meraih medali emas di SEA Games. Kita tidak boleh membiarkan mereka tanpa masa depan, karena itu akan menjadi dosa," kata Erick.

Erick juga menyebutkan bahwa potensi keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan para pemain sepak bola telah muncul. Salah satu sumbernya adalah dari perputaran uang dalam kompetisi liga atau pertandingan Tim Nasional (Timnas).

Sebagai contoh, perputaran uang di Liga 1 BRI mencapai Rp9 triliun. Jumlah ini bisa meningkat dua kali lipat jika Liga 1 berlangsung penuh.

Selain itu, dari satu pertandingan Timnas melawan Argentina, terdapat perputaran uang sebesar Rp1 triliun. Jika ada tiga pertandingan serupa, totalnya bisa mencapai Rp3 triliun.

Erick juga menekankan bahwa belum pernah ada perputaran uang dari hak siar televisi untuk pertandingan Timnas yang mencapai Rp56 miliar.

"Jadi ternyata ada potensi bisnis di sini. Namun, penting untuk memastikan bahwa bisnis ini berkontribusi pada kesejahteraan para pemain," ungkap Erick.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow