Ferry Hatrick Emas, 12 Emas Sudah Disumbangkan Atlet NPC Sumut di ASEAN Para Games 2023 Kamboja
Pada Selasa (6/6) kemarin, atlet Sumut kembali menambah torehan medali di cabor atletik, judo, dan angkat berat.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
KAMBOJA - Atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara kembali menambah pundi – pundi medali bagi kontingen Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2023 Kamboja.
Pada Selasa (6/6) kemarin, atlet Sumut kembali menambah torehan medali di cabor atletik, judo, dan angkat berat.
Cabang atletik, Eko Saputra menambah satu emas dan satu perunggu. Emas direbut melalui nomor estafet 4x100 meter T11 hingga T13 Putra. Sedangkan perunggu di nomor lari 200 meter.
Prestasi gemilang juga dipersembahkan Nur Ferry yang kembali menyumbangkan emas ketiga melalui nomor 400 meter T47 putra usai finish tercepat dengan catatan waktu 49,78 detik.
Kemudian Nina Gusmita yang tampil di balap kursi roda juga persembahkan medali perak. Riadi Saputra juga kembali sumbangkan perunggu di nomor tolak peluru F 55 putra serta Reza Pramana Perangin – angin di nomor lempar cakram F44 putra.
Dua emas juga disumbangkan Muammar Habibila yang turun di nomor estafet 4x100 meter T11 hingga T13 Putra. nomor lompat jauh, Habibila kembali sumbangkan medali emas setelah mencatatkan lompatan terjauh yakni 6,34 meter. Kini, Habibila telah meraih 2 emas dan 1 perak yang sebelumnya ia raih di nomor lari 100 meter.
Prestasi Habibila terbilang fantastis. Sebab, kurang dari 8 jam, atlet asal Sergai ini sukses persembahkan dua emas sekaligus. Kepada RRI, Habibila mengaku awalnya kedua nomor tersebut tidak dipertandingkan sekaligus dalam sehari. Bahkan, nomor lompat jauh sempat tidak akan dipertandingkan.
"Semua prestasi ini gak terlepas dari support dan dukungan orang tua saya. Ini saya persembahkan untuk kedua orang tua Habibila," ucapnya.
Tambahan emas juga datang dari cabor judo. Sahrul Sulaiman sukses menambah satu emas di kelas minus 73 kilogram beregu dan satu perak di kelas perorangan.
Di sektor putri Marialam Sihotang kembali menyumbangkan emas keduanya di kelas under 57 kilogram perorangan.
Dua emas bagi Marialam adalah hasil yang sangat memuaskan. Mantan atlet atletik ini mengaku senang dan bersyukur bisa persembahkan emas kali kedua di ajang APG.
"Rasanya senang dan bangga bisa mengibarkan bendera merah putih dan lagu kebangsaan di negara orang. Terima kasih atas dukungan semuanya, terutama orang tua, pelatih, dan pengurus NPC Sumut," jelas Marialam.
Sedangkan di cabor angkat berat, Tambi Sibarani harus puas persembahkan medali perunggu di kelas 80 kg putra. Ini tentu menurun jika dibandingkan pada APG 2022 di Solo yang sukses persembahkan emas. Meski hanya perunggu, Tambi mengaku sudah tampil maksimal dan berusaha mengangkat beban.
"Maaf bang, belum bisa persembahkan medali emas. Tapi, saya sudah berusaha keras di APG kali ini. Mudah - mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi," ucap atlet yang pernah berprofesi sebagai pengendara Betor ini.
Torehan apik para atlet Sumut mendapat apresiasi dari ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting. Dikatakan Alan, sejauh ini hampir semua atlet telah tampil maksimal dan penuhi target awal. "Semoga target 16 emas bisa dipersembahkan atlet Sumut di ASEAN Para Games kali ini," kata Alan.
Dengan tambahan medali tersebut, Total atlet NPC Sumut sudah menyumbangkan 12 emas, 5 perak, dan 9 perunggu. Atlet Sumut masih berpeluang menambah medali melalui cabor atletik, catur, dan angkat berat yang pertandingkan final, Rabu (7/6) ini.
Hingga Selasa malam, Indonesia masih kokoh di puncak klasemen perolehan medali sementara dengan mengumpulkan 238 medali, masing - masing 100 emas, 80 perak, 58 perunggu.
Indonesia ditempel ketat Thailand di posisi runner up dengan mengemas 73 emas, 68 perak, 50 perunggu.
Posisi tiga ditempati Vietnam dengan 36 emas, 38 perak, dan 54 perunggu. Posisi empat Malaysia setelah meraih 33 emas, 27 perak, 18 perunggu. Serta Filipina melengkapi posisi lima besar dengan 18 emas, 19 perak, 26 perunggu.
What's Your Reaction?