FIFA Siapkan 3 Formula Lawan Rasisme dalam Laga Sepak Bola
Infantino angkat bicara menyusul insiden rasisme baru-baru ini yang ditujukan kepada penyerang Real Madrid Vinicius Junior dalam pertandingan melawan Valencia pada Minggu, 21 Mei 2023.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah menyatakan keprihatinannya atas terus terjadinya rasisme dalam pertandingan sepak bola. Dia telah menyiapkan tiga langkah untuk memerangi perilaku yang tidak dapat diterima tersebut.
Infantino angkat bicara menyusul insiden rasisme baru-baru ini yang ditujukan kepada penyerang Real Madrid Vinicius Junior dalam pertandingan melawan Valencia pada Minggu, 21 Mei 2023.
Sepanjang pertandingan, Vinicius menghadapi perlakuan rasis dari pendukung tim tuan rumah, yang akhirnya berujung pada pemecatannya oleh wasit.
Infantino mengungkapkan kemarahannya atas insiden tersebut dan menggariskan tiga langkah yang harus diambil jika rasisme terjadi di lapangan.
Langkah-langkah ini sudah menjadi bagian dari proses kompetisi FIFA dan direkomendasikan di semua level sepak bola.
"Itu sebabnya proses tiga langkah ada di kompetisi FIFA dan direkomendasikan di semua level sepak bola," ujar Infantino seperti dikutip dari akun Instagram resminya (@gianniinfantino) pada Senin, 22 Mei 2023.
Langkah pertama adalah menangguhkan sementara pertandingan. Jika perilaku rasis terus berlanjut, pemain berhak protes dengan meninggalkan lapangan.
"Pertama, kamu menghentikan permainan, kamu membuat pengumuman. Kedua, para pemain meninggalkan lapangan dan pembicara mengumumkan bahwa jika penyerangan berlanjut, permainan akan ditinggalkan," kata Infantino.
Jika rasisme terus berlanjut, Infantino menegaskan bahwa pertandingan akan dihentikan, dan tiga poin akan diberikan kepada tim yang terkena tindakan rasis. Dia menyarankan agar langkah-langkah ini harus diterapkan di semua kompetisi.
"Ketiga, jika serangan berlanjut, permainan ditinggalkan dan tiga poin menjadi milik lawan. Ini adalah aturan yang harus diterapkan di semua negara dan di semua liga," tambahnya.
Meski langkah-langkah tersebut masih dalam ranah pembahasan, Infantino mendorong penerapannya. Dia percaya bahwa mereka sangat penting dalam mengirimkan pesan yang kuat kepada para pelaku rasisme di sepakbola.
“Jelas itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi kita perlu melakukannya, dan kita perlu mendukungnya melalui pendidikan,” pungkasnya.
What's Your Reaction?