JOHN HERDMAN RESMI JADI PELATIH TIMNAS INDONESIA
John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia. Kepastian tersebut diumumkan PSSI melalui jumpa pers yang digelar di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1) pagi.
BOLAHITA - John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia. Kepastian tersebut diumumkan PSSI melalui jumpa pers yang digelar di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1) pagi.
Pelatih asal Inggris itu hadir di Hotel Mulia sekitar pukul 09.30 WIB bersama jajaran pengurus PSSI. Ia menyapa awak media dengan ramah sesaat setelah memasuki ballroom.
“Selamat pagi,” ucap John yang langsung mendapat sambutan hangat dari para jurnalis.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Dalam sesi jumpa pers, John Herdman mengungkapkan rasa bahagianya bisa bergabung dengan sepak bola Indonesia. Ia menyebut Indonesia sebagai negara baru dengan budaya yang menarik serta memiliki basis pendukung sepak bola yang luar biasa.
“Saya senang datang ke Indonesia bersama keluarga saya. Ini negara baru, kebudayaan baru, dan negara dengan fans sepak bola yang luar biasa. Ini adalah kesempatan untuk membawa prestasi sepak bola Indonesia ke panggung dunia,” ujar John.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PSSI atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menakhodai skuad Garuda.
View this post on Instagram
“Terima kasih kepada PSSI dan jajaran exco yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia,” kata pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Menurut John, tantangan utama yang akan dihadapinya adalah menyatukan potensi pemain diaspora dengan pemain lokal Indonesia agar menjadi satu kekuatan yang solid.
“Bagi saya, saya tidak melihat paspor pemain. Saya melihat peluang. Yang terpenting adalah menerima keberagaman ini sebagai kekuatan besar untuk Garuda,” jelasnya.
Ia juga menyadari besarnya ekspektasi publik setelah Timnas Indonesia sempat berada dekat dengan impian tampil di Piala Dunia 2026, namun belum berhasil mencapainya.
“Tentu ada tekanan. Anda memimpin sebuah tim dan memikul beban sebuah bangsa. Beban itu bisa menjadi kutukan, atau justru menjadi berkah,” ungkapnya.
John menegaskan dirinya ingin mengubah tekanan tersebut menjadi peluang positif, dengan membagikan pengalaman yang pernah ia rasakan saat membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang sejak 1986.
“Kami akan menjadikannya sebuah berkah. Saya pernah mengalami momen ketika sebuah negara berhenti sejenak karena timnya lolos ke Piala Dunia, dan saya ingin membawa pengalaman itu ke sini,” tuturnya.
PSSI memberikan kontrak berdurasi dua tahun kepada John Herdman untuk menangani Timnas Indonesia, dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2030.
What's Your Reaction?