Ketum PSSI Erick Thohir Beebrkan Alasan Asnawi Absen Lawan Vietnam
Pertemuan pertama antara kedua tim akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada tanggal 21 Maret, diikuti dengan pertandingan di My Dinh Stadium, Hanoi, Vietnam, lima hari kemudian.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengungkapkan bahwa kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, akan absen dalam pertandingan melawan Vietnam. Erick Thohir menjelaskan alasan di balik absennya pemain yang bermain untuk Port FC tersebut.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Vietnam dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, pada tanggal 21 dan 26 Maret 2024.
Pertemuan pertama antara kedua tim akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada tanggal 21 Maret, diikuti dengan pertandingan di My Dinh Stadium, Hanoi, Vietnam, lima hari kemudian.
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, telah memanggil 28 pemain untuk menghadapi Vietnam, termasuk Asnawi Mangkualam Bahar sebagai kapten Timnas Indonesia. Namun, sayangnya, pemain berusia 24 tahun tersebut tidak dapat bermain dalam pertemuan pertama.
"Erick Thohir mengungkapkan bahwa Asnawi Mangkualam tidak dapat bermain karena akumulasi kartu," ujar Erick Thohir di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/3).
Informasi ini didapat setelah Erick Thohir mengadakan rapat dengan Shin Tae-yong mengenai persiapan Timnas Indonesia menjelang pertandingan melawan Vietnam.
"Coach Shin Tae-yong menjelaskan bahwa ada beberapa pemain yang tidak dapat bermain karena cedera dan alasan lainnya, seperti Shayne Pattynama. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk mengisi kekosongan pemain," jelas Erick Thohir.
"Erick Thohir menekankan pentingnya memiliki kedalaman skuad dengan memperbanyak jumlah pemain. Dalam Timnas Indonesia, ketika misalnya Pattynama dan Asnawi absen, opsi penggantinya menjadi terbatas," tambahnya.
"Kami membutuhkan lebih banyak pemain untuk mengatasi situasi seperti ini. Harus ada 24 pemain di level senior yang memiliki standar yang sama," pungkas Erick Thohir.
View this post on Instagram
What's Your Reaction?