BOLAHITA, MEDAN - Putusan Mahkamah Agung (MA) terkait konflik nama dan logo
PSMS Medan langsung disambung positif para pendukung Ayam Kinantan.
Tak terkecuali mantan manajer
PSMS Medan tahun 20215, Andry Mahyar Matondang.
Dia mengatakan bawah sehubungan dengan putusan Mahkamah Agung terkait sengketa logo dan nama
PSMS yang dalam putusan tersebut menyatakan dengan tegas bahwa logo dan nama
PSMS adalah heritage dan milik masyarakat
Sumut khusus nya warga
medan dan membatalkan klaim PT Pesemes (syukri wardi) terkait kepemilikan nama dan Logo
PSMS tersebut adalah merupakan suatu putusan yang sangat tepat dan telah memenuhi rasa keadilan masyarakat.
"Sebab sebagaimana yang dari awal saya tegas di berbagai wawancara dengan media pada saat perkara ini masin berjalan di pengadilan niaga
medan, bahwa sebenarnya klaim PT. Pesemes (syukri wardi) terkait nama dan logo
PSMS adalah merupakan sesuatu yang bertentangan dengan hukum," kata Andry Mahyar Matondang.
"Terutama yang terkait dengan undang-undang merk dan hak atas kekayaan intlektual, hal mana saya sampaikan sebab logo dan nama
PSMS adalah merupakan warisan dan milik masyarakat
Sumut hususnya
Medan. Bahkan jauh sebelum era sepak bola profesional ada di negeri ini, sehingga klaim sebagaimana yg diuraikan diatas adalah merupakan suatu klaim yang tidak berdasar," ucap Andry Mahyar Matondang.
Dengan demikian kata Andry Mahyar lebih jauh dengan telah adanya putusan Mahkamah Agung ini, maka hal tersebut sudah dapat membawa angin segar bagi seluruh pecinta
PSMS Medan untuk tidak pernah takut menggunakan nama dan logo sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaan kita kepada PSMS.
Selanjutnya, dengan berakhirnya konflik nama dan logo
PSMS ini, Andry Mahyar berharap sudah tidak ada lagi ribut-ribut di kepengurusan
PSMS Medan.
"Saat ini,
PSMS berada di track yang bagus. Selayaknya kita dukung agar dapat kembali ke kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia. Dengan komposisi pemain yang ada saat ini, mulai tim pelatih Ansyari Lubis, Saya sangat yakin
PSMS kembali ke kasta tertinggi," kata Andry Mahyar.
"Buang semua perbedaan dan mari kita bantu
PSMS semaksimal yang kita bisa. Dan untuk kawan-kawan suporter, saya juga mengharapkan agar dapat bersama mengawal dan mengawasi PSMS. Jangan biarkan
PSMS berjuang sendiri. Sudah saatnya semua elemen bersatu membantu PSMS," pungkasnya.