BOLAHITA, JAKARTA - Striker Borneo FC, Lerby Eliandri, mengaku punya ambisi besar untuk menunjukkan kualitasnya di persepakbolaan Indonesia. Hal ini didasarkan makin minimnya putra daerah yang bisa mengangkat tim lokal.
Saat ini Lerby Eliandri merupakan satu dari sedikit pemain putra daerah yang benar-benar memperkuat tim dari tempat kelahirannya. Bahkan tidak hanya memperkuat Borneo FC, Lerby juga menjadi ujung tombak andalan dengan status pemain lokal.
Sementara di klub lain, bisa dikatakan minim kesempatan bermain buat pemain putra daerah. "Kecuali Persipura dan mungkin
PSMS yang masih punya banyak pemain asli daerah," kata Lerby Eliandri.
Menurut Lerby situasi itu bukan sepenuhnya salah dari manajemen klub. Tapi lebih kepada pemain putra daerah sendiri yang seharusnya berusaha lebih keras untuk bisa mendapatkan tempat.
"Putra daerah pasti bisa kalau mau. Harus punya kualitas, tunjukkan kepada manajemen kalau memang layak," kata Lerby, pemain kelahiran Samarinda 21 November 1991 itu.
Striker yang memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2016 itu juga mengatakan kalau pemain lokal tidak perlu takut bersaing dengan pemain asing. Entah pemain di posisi belakang, tengah, atau depan.
"Misalnya Marko Simic di Persija. Oke, dia punya postur tinggi, penjagaan bola bagus, tapi semua pemain punya kelebihan sendiri. Begitu juga pemain lokal," kata Lerby Eliandri.