Madura United FC Terpuruk, Paulo Menezes Mundur dari Kursi Pelatih
Madura United FC mengalami hasil minor selama enam laga beruntun di BRI Liga 1 2024/25, terhitung sejak dibantai Persija Jakarta 4-1 hingga dipermalukan Borneo FC Samarinda 5-0.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
BOLAHITA - Madura United FC harus menerima hasil buruk setelah menelan enam kekalahan beruntun di BRI Liga 1 2024/25. Rentetan hasil negatif ini dimulai sejak kekalahan telak 4-1 dari Persija Jakarta hingga kekalahan memalukan 5-0 dari Borneo FC Samarinda.
Merespons tren negatif tersebut, Pelatih Madura United, Paulo Menezes, memutuskan mundur dari posisinya. Keputusan ini juga diikuti oleh dua asistennya, Tiago Alexandre Nunez Barata Marquez dan Helder Jose de Jesus Sarmento Pereira.
"Setelah enam pertandingan mengalami kekalahan secara beruntun, Coach Paulo Menezes dan dua asistennya, Tiago dan Helder, mengundurkan diri dari kursi kepelatihan karena hasil minor yang didapatkan," ungkap Direktur Madura United, Annisa Zhafarina, Rabu pagi (18/12).
View this post on Instagram
Penunjukan Caretaker Pelatih
Sebagai langkah cepat, manajemen Madura United menunjuk Rakhmat Basuki sebagai pelatih sementara atau caretaker. Pelatih asal Pamekasan ini akan memimpin tim berjuluk Laskar Sape Kerrab hingga manajemen menemukan pelatih kepala baru.
"Untuk sementara, Laskar Sape Kerrab akan dipimpin oleh caretaker pelatih Rakhmat Basuki sembari manajemen mencari pelatih kepala baru," tambah Annisa.
Coach Rakhmat Basuki, yang akrab disapa Coach RB, akan langsung memimpin tim dalam laga kontra Bali United FC di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada Jumat (20/12).
Dengan sisa musim yang masih panjang, Madura United berharap perubahan di posisi kepelatihan ini dapat membawa angin segar dan mengakhiri tren negatif yang tengah melanda tim.
What's Your Reaction?