Medali Perunggu Indonesia di SEA Games 2023 Dicabut. Ini Alasannya
Ihza Muhammad seharusnya mendapatkan medali perunggu di cabang balap sepeda SEA Games 2023. Namun, medali perunggunya dicabut.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Ihza Muhammad seharusnya mendapatkan medali perunggu di cabang balap sepeda SEA Games 2023. Namun, medali perunggunya dicabut.
Semula, Indonesia ditetapkan untuk menyapu seluruh medali di ajang balap sepeda Cross Country Olympic (XCO). Feri Yudoyono meraih medali emas, disusul Zaenal Fanani dengan perak, dan Ihza Muhammad di posisi ketiga.
Balapan berlangsung di lintasan pegunungan Kulen, Siem Reap, pada Sabtu (6/5/2023) pagi WIB.
Hasil ini seakan memastikan sapu bersih podium Indonesia di ajang balap sepeda XCO. Namun, menurut Piagam SEAGF, medali perunggu Indonesia dicabut karena masalah teknis.
Sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 37, Bagian C dari Piagam SEAGF 2008, dalam pertandingan di mana kompetisi tim dan individu diadakan secara bersamaan, tidak ada Komite Olimpiade Nasional (NOC) yang dapat memenangkan lebih dari dua medali di setiap pertandingan individu.
Karena itu, Indonesia hanya bisa mendapatkan dua medali, emas dan perak. Medali perunggu yang awalnya diterima Ihza Muhammad terpaksa ditarik kembali karena regulasi.
Alhasil, medali perunggu dianugerahkan kepada Khim Menglong dari Kamboja yang menempati posisi keempat.
Keputusan ini sesuai dengan aturan tersebut di atas, yang memberikan medali kepada peserta di bawah ini.
What's Your Reaction?