NPC Sumut Kecewa Batal Tuan Rumah Peparnas

Sumatera Utara tentu sangat kecewa terhadap putusan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang memindahkan tuan rumah penyelenggara Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke Solo

Jul 3, 2024 - 12:33
Jul 3, 2024 - 20:45
 0
NPC Sumut Kecewa Batal Tuan Rumah Peparnas

SUMUT JUARA - Sumatera Utara tentu sangat kecewa terhadap putusan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang memindahkan tuan rumah penyelenggara Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke Solo. Harusnya, tuan rumah Peparnas 2024 berlangsung di Sumut. 

Hal itu diungkapkan ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumatra Utara, Alan Sastra Ginting, usai menutup Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Medan pada 28 Juni lalu. Menurut, Alan harusnya status tuan rumah menjadi titik balik puncak prestasi Sumut di ajang Peparnas. 

"Saya menyatakan kekecewaan besar atas batalnya Peparnas Sumut karena momen peparnas ini belum tentu kita dapat lagi beberapa tahun yg akan datang. Namun, kita harus bangkit dari kekecewaan dan kita akan tetap fokus dalam pembinaan mempersiapkan kontingen dalam Peparnas ke Solo nanti," ucap Alan. 

Padahal pada Peparnas 2024, NPC Sumut sudah menyiapkan 350 atlet yang akan tampil. Namun, karena batal kemungkinan Sumut hanya akan diperkuat 150 atlet. Jumlah itupun bisa saja berkurang, jika tidak ada penambahan anggaran sebagai persiapan Peparnas. 

"Saya memohon ke Dispora Sumut agar memberikan tambahan anggaran terhadap NPC Sumut untuk memberangkatkan atlet sebanyak 150 orang," ucap Alan. 

Dalam Rakerprov kali ini, selain dihadiri 18 peserta NPC kabupaten dan kota, juga mengundang Dispora kabupaten dan kota. Dikatakan Alan kehadiran pihak dispora untuk lebih mematangkan pembinaan atlet NPC di daerah. 

Pada Peparnas 2024, NPC Sumut targetkan 33 medali emas dari 14 cabor yang telah menjalani Pembuatan Latihan Daerah (Pelatda). Target yang mereka ujung pun realistis yakni finish di posisi empat besar. 

"Atlet andalan kita tentu dari 24 orang yang selama ini punya kontribusi besar di multi event internasional. Namun, atlet lain juga yang kita bina dari nol mendekati limit emas bahkan melewati limit Peparnas," katanya. 

Saat ini, NPC Sumut juga patut berbangga karena atlet lari putra mereka yakni Nur Ferry Pradana sedang menjalani pelatnas di Solo. Nur Ferry latihan di pelatnas untukupersiapan menuju Paralimpik di Paris pada Agustus mendatang. 

Terkait batalnya Sumut menjadi tuan rumah juga mendapat tanggapan dari Dispora Sumut. Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Sumut, Budi Syahputra menegaskan pemerintah provinsi sangat mendukung program NPC terlebih masalah anggaran akan menjadi prioritas. 

"Kami tidak ada membedakan pembinaan bagi atlet PON dengan Peparnas. Saya sering berkoordinasi dengan pihak NPCI pusat dan Kemenpora untuk menindaklanjuti persiapaan Peparnas. Tapi, status tuan rumah harus beralih ke Solo," kata Budi. 

Sementara, Ketua NPCI pusat melalui bidang organisasi Heri Iswanto juga menyayangkan status tuan rumah pindah ke Solo. Padahal, sejak awal NPC Sumut menginginkan status tuan rumah tetap dilaksanakan seiring dengan gelaran PON 2024. 

"Kami sangat bangga atas kontribusi yang selama ini disumbangkan atlet Sumut untuk nasional. Namun dengan bergesernya Peparnas ke Solo, jangan sampai melemahkan pembinaan di Sumut. Tetap semangat membina atlet Sumut untuk persiapaan Peparnas di Solo," ujarnya. 

Sebelumnya, Rakerprov NPC Sumut digelar mulai 26 hingga 28 Juni 2024. Kegiatan dibuka Kadispora Sumut yang diwakili Kabid PPO Disporasu, Budi Syahputra.

Sejumlah agenda pembahasan dalam Rakerprov mulai dari rencana pembentukan pengurus NPC di kabupaten/kota, persiapan Peparnas, ASEAN dan Asian Para Games. Serta agenda program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang lainnya. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow