Penggunaan VAR di Akhir Musim Liga 1. Program Kursus Sertifikasi Wasit Khusus VAR
Salah Satunya Adalah Dengan Menyekolahkan Wasit Indonesia Terlebih Dahulu.
JAKARTA - Rencana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggunakan Video Assistant Referee (VAR) di akhir musim BRI Liga 1 2021 dipersiapkan.
Salah satunya adalah dengan menyekolahkan wasit-wasit terlebih dahulu.
Itu karena menjadi Wasit VAR bukan wasit sembarangan. Wajib memiliki sertifikat khusus yang diakui FIFA. Bahkan kursus untuk mendapatkan sertifikasi itu bisa berlangsung selama setahun.
Beberapa wasit pun akan ditunjuk untuk menjalani sertifikasi VAR. PT Liga Indonesia Baru (LIB) menargetkan para wasit yang ditunjuk bisa mengikuti kursus dengan baik. Jadi VAR sudah bisa dicoba pada akhir musim Liga 1 2021.
"Ada program normal dan ada program percepatan. Seorang konsultan VAR sudah datang ke PT LIB agar kami bisa ikut program percepatan dengan mendatangkan pengajarnya," kata Akhmad Hadian Lukita kepada wartawan.
"Itu lebih efisien. Peralatannya nanti akan kami beli dan diuji coba. Saat uji coba nanti, kami bakal didampingi. Sebab, tidak semua bisa diputuskan oleh VAR. Mungkin hanya penalti dan kartu merah," ucap Akhmad Hadian Lukita.
Penerapan VAR secara penuh bakal dijalankan pada musim 2022/2023. Saat ini, BRI Liga 1 memang dalam sorotan publik sepakbola. Apalagi terhadap keputusan wasit, penggunaan VAR sepertinya tidak bisa ditunda-tunda lagi.
"VAR ini sudah dibicarakan sejak awal 2020 sama PSSI, tetapi terhenti karena pandemi. Kami mulai kembali sekarang. Biaya bukan masalah, tetapi demi kebaikan kami harus berusaha sekuat mungkin untuk cari dananya. Tapi bisa saja nanti pemerintah bantu," pungkas Lukita.
What's Your Reaction?