EKS pelatih PSBL Langsa, Amrustian setuju jika punggawa timnas Indonesia U-19 generasi baru sepakbola Indonesia. Pemain yang dilahirkan dari sebuah sistem yang berkualitas. <div><br></div><div>Namun jika sistem yang diterapkan pelatih Indra Sjafri tak dilestarikan, maka generasi baru sepakbola Indonesia yang dibanggakan cepat berakhir. </div><div><br></div><div>"Sistem seleksi atau program Indra Sjafri harus diaplikasikan ke bawah. Maksudnya ke level umur dimana dia menemukan pemain-pemaim yang ditanganinya saat ini. Bila diaplikasikan ke senior, takutnya malah bentrok dengan program pelatih-pelatih lain," ujar Amrustian kepada
Bolahita. </div><div><br></div><div>Dengan penerapan tersebut, Amrustian yakin akan melahirkan hal positif yang sangat besar. "Ya kita tidak akan kehabisan pemain seperti kualitas timnas U-19 yang kita lihat itu. Dengan demikian, regenerasi dengan standar bermain sepakbola yang dipertontonkan Dimas dkk tetap terjaga," sambungnya.</div><div><br></div><div>Bagaimana dengan program jika Paulo Oktavianus Sitanggang dkk dipinjamkan ke klub-klub ISL? Amrustian menilai hal itu wajar saja. "Tapi sebaiknya tiap satu tim dititip 4-5 pemain, sehingga mereka tetap terbentuk dalam sebuah tim. Dan terpenting harus tetap dikontrol Indra Sjafri perkembangannya," pungkasnya. </div>