PSMS MEDAN TUTUP TAHUN 2025 DENGAN KEMENANGAN, TAKLUKKAN SRIWIJAYA FC 3-1 DI JAKABARING
PSMS Medan sukses membawa pulang tiga poin berharga setelah menundukkan tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor 3-1 pada lanjutan Championship Indonesia musim 2025/2026.
BOLAHITA - PSMS Medan sukses membawa pulang tiga poin berharga setelah menundukkan tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor 3-1 pada lanjutan Championship Indonesia musim 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu (27/12/2025) sore dengan kick-off pukul 15.30 WIB itu menjadi penutup manis bagi Ayam Kinantan di akhir tahun 2025.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri rentetan hasil kurang maksimal PSMS sepanjang paruh pertama kompetisi. Rudiyana tampil sebagai bintang lapangan dengan sumbangan dua gol, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Ari Maring.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
PSMS langsung menunjukkan kepercayaan diri sejak awal laga. Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Rudiyana yang sukses memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti Sriwijaya FC.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Setelah gol PSMS disahkan wasit usai jeda cukup lama, situasi itu membuat konsentrasi tim tamu sedikit goyah. Sriwijaya FC memanfaatkan momentum tersebut untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-15 lewat Sutan Zico, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang PSMS. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSMS tampil lebih disiplin dan efektif. Ari Maring membawa PSMS kembali unggul pada menit ke-64. Empat menit berselang, Rudiyana mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan PSMS menjadi 3-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya, meski menilai performa tim belum sepenuhnya memuaskan.
“Terima kasih kepada pemain PSMS yang sore ini bisa memenangkan pertandingan. Namun saya belum puas. Walaupun kita menang 3-1 melawan Sriwijaya, masih banyak yang harus diperbaiki, mulai dari lini belakang, tengah, depan, hingga penjaga gawang,” ujar Kas Hartadi usai laga.
Kas juga menyoroti momen hilangnya konsentrasi setelah PSMS mencetak gol pertama yang berujung gol balasan dari tuan rumah.
“Setelah kita unggul satu gol, pemain kehilangan fokus dan Sriwijaya bisa menyamakan kedudukan. Mereka bermain tanpa beban, nothing to lose, sementara kita justru terbebani harus mencetak gol lebih banyak,” jelasnya.
Selain itu, Kas turut memberikan penilaian positif kepada Erik Cantona, putranya yang tampil singkat sebagai pemain pengganti untuk Sriwijaya FC.
“Menit bermain Erik memang tidak banyak, tapi dia tidak melakukan kesalahan di pertandingan tadi,” tambahnya.
Sementara itu, Rudiyana mengaku bersyukur bisa berkontribusi besar dalam kemenangan timnya, meski menyadari masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi.
“Alhamdulillah secara hasil kita dapat tiga poin. Seperti kata coach, masih ada kekurangan. Ada jeda sebelum laga berikutnya dan itu akan kami manfaatkan untuk melakukan perbaikan bersama,” ujar Rudiyana.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sriwijaya FC yang tetap menunjukkan semangat juang meski tengah diterpa masalah internal.
“Terima kasih untuk tim Sriwijaya. Kami respect, walaupun tahu kondisi mereka, tapi mereka tetap berjuang dan mau bertanding sampai akhir,” tuturnya.
Kemenangan ini membuat PSMS Medan naik satu peringkat ke posisi keenam klasemen sementara grup wilayah barat, menggeser Persikad Depok. Sementara itu, Sriwijaya FC masih harus bertahan di dasar klasemen dengan koleksi dua poin.
What's Your Reaction?