PSSI Raih Pengakuan FIFA untuk National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia

Keputusan ini ditetapkan oleh FIFA pada Selasa (7/1), berdasarkan prinsip dan persyaratan ketat yang berlaku untuk pengakuan NDRC di federasi sepak bola anggota.

Jan 12, 2025 - 10:57
Jan 12, 2025 - 10:58
 0
PSSI Raih Pengakuan FIFA untuk National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

BOLAHITA - PSSI mencatatkan langkah besar dalam transformasi sepak bola nasional dengan mendapatkan pengakuan resmi dari FIFA untuk National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia.

Keputusan ini ditetapkan oleh FIFA pada Selasa (7/1), berdasarkan prinsip dan persyaratan ketat yang berlaku untuk pengakuan NDRC di federasi sepak bola anggota.

Pengakuan final ini dikeluarkan oleh Dispute Resolution Chamber FIFA, memberikan NDRC Indonesia kewenangan untuk menyelesaikan sengketa melalui arbitrase, khususnya terkait hubungan kerja dan stabilitas kontrak antara klub sepak bola dengan pemain maupun pelatih.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat. “Dukungan penuh PSSI, bersama Ketua dan Wakil Ketua NDRC, dalam memenuhi persyaratan, berkomunikasi, dan menjalani proses verifikasi sejak Mei 2024 menjadi bukti komitmen PSSI terhadap standar internasional FIFA. Pengakuan ini juga menunjukkan upaya kita untuk profesionalisme dalam kontrak pemain di Liga 1,” ujar Erick di Jakarta, Sabtu (11/1).

Penerapan aturan salary cap atau batasan gaji pemain sejak musim 2023/2024 telah membantu menciptakan iklim yang lebih kondusif di Liga 1. Kebijakan tersebut mencegah klub mengalami kerugian finansial akibat pengeluaran yang tidak terkendali untuk pemain. Erick berharap pengakuan FIFA ini dapat mendorong PT Liga Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas liga dan mempertahankan profesionalisme di dunia sepak bola nasional.

Peran dan Sejarah NDRC Indonesia

NDRC Indonesia didirikan pada 2019 sebagai bagian dari proyek percontohan FIFA bersama Slowakia, Malaysia, dan Kosta Rika. Hingga akhir periode pertamanya pada 2023, NDRC Indonesia telah menyelesaikan hampir 200 perkara. Pada 2024, FIFA memperkenalkan NDRC Recognition Principles 2024, yang mengatur persyaratan verifikasi NDRC agar dapat diakui secara resmi. Hal ini bertujuan mengatasi persoalan legalitas dan kewenangan NDRC yang sebelumnya sering dipertanyakan di berbagai negara.

FIFA memberikan waktu hingga akhir Mei 2024 bagi federasi anggota untuk memenuhi seluruh persyaratan, dengan hasil pengumuman pada 7 Januari 2025. Setelah melalui proses panjang, NDRC Indonesia resmi diakui untuk periode empat tahun hingga 6 Januari 2029.

Posisi Istimewa PSSI di Asia

Dengan pencapaian ini, PSSI menjadi satu-satunya federasi sepak bola di Asia yang memperoleh pengakuan FIFA untuk NDRC. Selain Indonesia, hanya empat negara yang mendapat status serupa, yaitu Belgia (RBFA), Inggris (The FA), Prancis (FFF), dan Irlandia (FAI).

Pengakuan ini menegaskan komitmen PSSI untuk melindungi hak pemain dan pelatih, serta memastikan klub mematuhi keputusan NDRC. Apabila ada pihak yang melanggar, PSSI akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong tata kelola sepak bola nasional yang semakin transparan, profesional, dan berdaya saing di kancah internasional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow