Rapat Perdana, Pembagian Tugas Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Mulai Dirumuskan

Oct 5, 2022 - 10:36
Oct 5, 2022 - 10:36
 0
Rapat Perdana, Pembagian Tugas Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Mulai Dirumuskan
uasana rapat TGIPF Tragedi Kanjuruhan di Kantor Kemenko Polhukam RI, Jakarta, Selasa (4/10). (TGIPF)

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

JAKARTA - Rapat perdana telah digelar Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam RI), Jakarta, Selasa (4/10).

Rapat perdana pencari fakta Tragedi Kanjuruhan itu dihadiri oleh 13 anggota TGIPF. Termasuk Nugroho Setiawan dan Kurniawan Dwi Yulianto yang bergabung dalam rapat secara daring karena sedang berada di luar Jakarta.

"Rapat pertama ini kami saling mengenal karena berasal dari berbagai latar belakang. Bapak Menko Polhukam (Mahfud MD) sebagai Ketua TGIPF sudah memperkenalkan kita, kemudian kita menyampaikan bagaimana pandangan kita terhadap tim ini dan selanjutnya akan menyusun rencana apa yang harus kita lakukan dengan tugas ini," kata Wakil Ketua TGIPF, Zainudin Amali.

M11bet Situs Online Resmi Indonesia

Zainudin Amali mengatakan pembagian tugas untuk setiap anggota akan segera dirumuskan. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) itu juga memastikan dan menjamin TGIPF akan bekerja secara cepat, transparan, dan akuntabel.

Pasalnya, Tragedi Kanjuruhan ini menyebabkan ratusan suporter Arema FC meregang nyawa usai menyaksikan pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10). Mayoritas korban meninggal diduga karena berdesak-desakan di pintu keluar.

Rekaman kejadian mengerikan itu sempat tersiar di media sosial. Suporter panik akibat tembakan gas air mata dari anggota kepolisian untuk membubarkan massa yang sempat merangsek ke dalam lapangan. "Setelah ini, pada hari-hari berikutnya akan ada progress yang disampaikan oleh tim," ujar Amali.

Nantinya, untuk menyampaikan perkembangan hasil kerja TGIPF Tragedi Kanjuruhan, akan dibentuk tim komunikasi. Ini dilakukan supaya tidak ada kesalahan informasi yang didapat oleh masyarakat.

"Mudah-mudahan ada jubir (juru bicara) yang ditunjuk. Untuk saat ini belum ada, mungkin nanti ada," timpal Anggota TGIPF, Laode Muhammad Syarif.

View this post on Instagram

A post shared by M11bet (@m11bet)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow