REKY RAHAYU JADI KIPER DENGAN PENYELAMATAN TERBANYAK, PELATIH PSMS TEKANKAN PERAN KERJA TIM
Kiper PSMS Medan, Reky Rahayu, menutup putaran kedua Championship 2025/2026 dengan catatan impresif.
REKY RAHAYU JADI KIPER DENGAN PENYELAMATAN TERBANYAK, PELATIH PSMS TEKANKAN PERAN KERJA TIM
BOLAHITA - Kiper PSMS Medan, Reky Rahayu, menutup putaran kedua Championship 2025/2026 dengan catatan impresif. Ia tercatat sebagai penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan (saves) terbanyak hingga akhir putaran kedua kompetisi.
Berdasarkan data operator Liga ILeague, Reky Rahayu membukukan total 55 penyelamatan dari 17 pertandingan bersama PSMS Medan musim ini. Konsistensi kiper berusia 33 tahun itu menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga lini pertahanan tim berjuluk Ayam Kinantan.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Sepanjang musim berjalan, Reky tampil dalam 17 dari total 18 pertandingan PSMS Medan. Ia sempat absen pada laga pembuka karena pelatih saat itu mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Fahrurrazi Cuba.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa performa gemilang Reky tidak lepas dari kerja kolektif tim. Menurutnya, keberhasilan seorang kiper bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga ditentukan soliditas lini belakang, komunikasi antar pemain, serta keseimbangan permainan secara keseluruhan.
View this post on Instagram
“Sejauh ini, bukan hanya Rahayu saja yang bekerja. Ini adalah hasil kerja tim. Kami kuat karena saling melengkapi. Sepak bola itu permainan tim, bukan individu,” ujar Eko.
Ia menilai keberhasilan Reky mencatatkan jumlah penyelamatan terbanyak juga dipengaruhi koordinasi yang baik antara kiper dengan bek tengah, fullback, hingga gelandang bertahan. Organisasi pertahanan yang rapi membuat Reky bisa tampil lebih efektif, meski tetap membutuhkan kualitas individu untuk melakukan penyelamatan penting.
“Kalau Reky bisa jadi yang terbaik dalam penyelamatan, itu juga karena dukungan pemain lain. Tapi kualitasnya memang luar biasa, makanya dia sering jadi pilihan utama,” tambahnya.
Eko juga mengingatkan seluruh pemain agar tetap waspada menghadapi persaingan yang semakin ketat di putaran berikutnya. Ia menilai posisi klasemen masih sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu jika tim kehilangan fokus.
Menurutnya, semua tim di grup masih memiliki peluang bersaing menembus lima besar. Karena itu, konsistensi, kerja keras, dan disiplin menjadi kunci agar PSMS tetap kompetitif hingga akhir musim.
“Persaingan makin sengit dan peluang masih terbuka untuk semua tim di grup. Intinya, jangan lengah dan terus bekerja keras,” tutup Eko.
What's Your Reaction?