Ruben Amorim Dipecat Usai Gagal Bawa MU Juara Liga Europa?

Mengingat klub saat ini tengah fokus melakukan efisiensi anggaran, memecat Amorim bisa jadi langkah yang terlalu mahal karena melibatkan kompensasi besar.

May 22, 2025 - 09:36
May 22, 2025 - 09:36
 0
Ruben Amorim Dipecat Usai Gagal Bawa MU Juara Liga Europa?
Nasib Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United jadi perbincangan (Foto: UEFA)

BOLAHITA - Nasib pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menjadi sorotan usai kekalahan 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa 2024-2025. Kekalahan itu memunculkan pertanyaan besar: apakah Amorim akan tetap dipertahankan?

Pertandingan final yang digelar di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB, berakhir tragis bagi Setan Merah.

Gol semata wayang dari Brennan Johnson pada menit ke-42 mengantar Tottenham Hotspur meraih trofi pertama mereka sejak menjuarai Piala Liga Inggris pada musim 2007-2008. Sementara itu, Manchester United menutup musim tanpa satu pun gelar.

Amorim, yang ditunjuk sebagai pelatih MU pada November 2024, belum mampu mempersembahkan trofi bagi klub. Lebih buruk lagi, Manchester United dipastikan finis di papan bawah Liga Inggris musim ini dan gagal lolos ke Liga Champions 2025-2026.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Namun, usai laga, Amorim tampak optimistis soal masa depannya. Dalam pernyataan yang dikutip dari situs resmi UEFA, ia menegaskan fokus tim kini adalah membenahi skuad dan mempersiapkan diri menghadapi musim depan.

"Kami memiliki dua skenario untuk bursa transfer musim panas, dan kami menyadari klub sebesar ini tidak akan tampil di Liga Champions. Tapi kami harus melihat sisi positif," ujar Amorim.
"Kami memiliki cukup waktu untuk berpikir dan bekerja keras sepanjang pekan demi tampil lebih baik di Liga Inggris. Itu adalah fokus utama kami," tambahnya.


Komentar itu memberi sinyal bahwa posisi Amorim masih aman—setidaknya untuk saat ini. Ia juga masih memiliki kontrak hingga 30 Juni 2027 bersama MU.

Mengingat klub saat ini tengah fokus melakukan efisiensi anggaran, memecat Amorim bisa jadi langkah yang terlalu mahal karena melibatkan kompensasi besar.

Kendati demikian, masa depannya tetap akan bergantung pada performa MU di awal musim 2025-2026. Untuk saat ini, Amorim masih dipercaya, namun tekanan jelas akan terus mengintai jika hasil tidak membaik.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow