Setelah Tinjau Stadion Teladan Medan, Ini Penjelasan Tim Verifikasi Liga 2

Setelah Tinjau Stadion Teladan Medan, Ini Penjelasan Tim Verifikasi Liga 2

Sep 16, 2021 - 11:45
 0
Setelah Tinjau Stadion Teladan Medan, Ini Penjelasan Tim Verifikasi Liga 2
Stadion Teladan yang kini pengelolaan resmi dipegang oleh Dispora Medan

BOLAHITA, MEDAN - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) melalui tim verifikasi telah melakukan peninjauan kesiapan Stadion Teladan yang didaftarkan PSMS menjadi tuan rumah saat Kompetisi Liga 2 berlangsung pada 26 September 2021 mendatang.

Dalam proses verifikasi tersebut, Head of Infrastructure, Safety dan Security PSSI Adi Nugroho dipandu oleh Ketua panitia pelaksana pertandingan Julius Raja dan Local General Coordinator (LGC) Pesta Lumban Gaol untuk berkeliling melihat kondisi Stadion Teladan.

Dalam peninjauan tersebut, Adi Nugroho melihat semua fasilitas yang ada di stadion bersejarah kebanggaan Kota Medan. Mulai dari ruang ganti pemain, toilet, sampai kepada lapangan yang meliputi rumput dan pencahayaan di dalam stadion.

Setelah berkeliling kurang lebih satu jam, Adi Nugroho mengatakan pihaknya punya kriteria yang sudah disusun untuk penentuan stadion menjadi tuan rumah. "Kriteria tersebut yakni internasional match, nasional match dan lain sebagainya," kata Adi Nugroho usai melakukan pengecekan di Stadion Teladan, Rabu (15/9/2021) malam.

Ia mengaku dalam sebuah pertandingan, pihak Panitia Pelaksanaan (Panpel) juga harus memikirkan keamanan dan keselamatan. "Karena itu menjadi hal penting yang dibahas, termasuk rencana terkait regulasi stadion dan regulasi keamanan serta keselamatan yang diterbitkan PSSI," kata Adi Nugroho.

Jadi, sambungnya, masing-masing ada kebutuhan minimun atau minimun report. "Ada tingkat nasional baik Liga 1 maupun Liga 2 semua pakai minimum report. Berdasarkan kebutuhan itu, kami mengacu kepada ke penerangan lampu. Sama seperti internasional match kebutuhannya adalah lampu. Di mana untuk kompetisi liga membutuhkan cahaya lampu mulai dari 800-1200 Watt," bebernya.

Untuk Stadion Teladan, kata Adi Nugroho, ada kendala teknis sehingga pihaknya mungkin akan melakukan diskusi lebih lanjut terkait Kebutuhan penanganan lampu. "Sayang ini ada kendala teknis sehingga mungkin kami akan diskusi lanjut terkait hal ini," akunya.

Menurutnya, secara umum pihaknya menilai Stadion Teladan untuk minimum report dan pemenuhan minimumnya cukup. 

"Untuk secara umum, tadi kami lihat kondisi lapangan, untuk minimum dan pemenuhan minimumnya saya rasa cukup dan masih bisa dipergunakan untuk kompetisi liga. Perlu perapian di beberapa titik seperti pemerataan rumput dan pencahayaan apabila pertandingan dilakukan malam hari. Kalau ruang ganti space nya juga cukup," terangnya.

Mengingat situasi pandemi seperti sekarang ini, paling tidak Panpel harus ada pengaturan akses seperti akses pemain, akses Panpel dan juga kegiatan seperti slot untuk VIP.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow