Suka Duka Ayunda Sebagai Pemain Sepakbola Wanita Berhijab
Nama Ayunda Dwi Anggraini mungkin belum dikenal oleh banyak pecinta sepakbola
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Nama Ayunda Dwi Anggraini mungkin belum dikenal oleh banyak pecinta sepakbola, tetapi dia adalah salah satu pemain yang turut berkontribusi dalam kemenangan perdana Tim U-19 Wanita Indonesia, saat mengalahkan Timor Leste dengan skor 7-0 dalam ajang AFF U-19 Women's Championship 2023, yang digelar pada Rabu (5/7) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
Ayunda, julukannya, mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, di menit ke-66 dan ke-90. Meskipun masih banyak pemain lain dengan potensi besar untuk mengangkat Indonesia menjadi juara dalam turnamen ini, Ayunda menjadi salah satu di antaranya.
Sebelum membahas lebih lanjut tentang pemain ini, ada baiknya kita mengenalnya terlebih dahulu.
"Saya Ayunda Dwi Anggraini, berusia 17 tahun, berasal dari daerah Dukun, Gresik. Saya bersekolah di SMAN 1 Sedayu. Posisi saya sebenarnya sebagai penyerang, yang juga merupakan posisi favorit saya, tetapi pelatih kadang-kadang memainkan saya sebagai gelandang atau sayap," katanya pada Kamis (6/7).
Dia kemudian bercerita tentang awal minatnya dalam bermain sepak bola.
"Saat kecil, saya sering ikut bermain sepak bola dengan anak laki-laki di desa saya. Kemudian, saat SMP, saya diajak bermain di klub di Gresik, dan akhirnya bermain di Piala Pertiwi dengan Persebaya. Saya juga berpartisipasi di Kebumen," ungkapnya.
Dia juga mengingat bagaimana perjuangannya untuk masuk ke dalam tim nasional. "Saya masuk tim nasional ini setelah mengirimkan video, kemudian dipromosikan, dan sekarang baru saja dipanggil. SSB (Sekolah Sepak Bola) saya dulu bernama Porosda, sekarang ada di Gresik," kenangnya.
Sebagai satu-satunya pemain di Timnas Garuda Pertiwi Muda yang menggunakan hijab, dia berbagi pengalaman suka dan duka, termasuk kesulitan awal dalam bergaul dengan rekan-rekan sesama pemain sepak bola wanita.
"Kadang-kadang ada kesulitan, seperti pernah dipengaruhi dan diolok-olok oleh teman dengan kata-kata seperti 'jangan pakai hijab'. Tetapi itu tidak menggoyahkan iman dan niat saya untuk berhijab, karena bagi saya, hijab itu penting sebagai seorang perempuan muslim. Namun, seiring berjalannya waktu, hal itu tidak lagi menjadi masalah," ceritanya.
Ketika ditanya tentang kesenangannya, Ayunda beralih ke cerita tentang dua golnya ke gawang Timor Leste.
"Saya tidak menyangka, terutama karena ini adalah debut saya di tim nasional. Yang pasti, saya sangat bahagia, dan ini memungkinkan saya untuk membuktikan kepada orang tua saya bahwa saya bisa menjadi pesepakbola wanita yang baik," katanya.
Terakhir, dia memiliki harapan besar dalam kejuaraan ini. "Tentunya, harapannya adalah tim Indonesia bisa lolos ke final dan meraih juara," tutupnya.
What's Your Reaction?