Tim U-18 SKO Kemenpora Dapat Pengalaman Berharga dari Singapura
Ditahan Imbang 0-0 Tim Singapura Tampines Rovers FC
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
SINGAPURA - Tim sepakbola U-18 Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kemenpora meraih pengalaman berharga setelah bermain imbang 0-0 melawan Tampines Rovers FC, kesebelasan papan atas Liga Utama Singapura.
Pertandingan ini berlangsung di Our Tampines Hub Stadium, Singapura, pada Kamis (9/11) malam.
Asisten Deputi (Asdep) Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi, Bayu Rahadian, menyatakan kepuasannya setelah menyaksikan pertandingan tersebut. Meskipun berakhir dengan skor seri, Bayu menekankan nilai pengalaman yang berharga bagi tim U-18 SKO Kemenpora.
"Ini lawan yang luar biasa, tapi anak-anak kita, seperti apa yang kita lihat, mungkin karena ini pertandingan keduanya, jadi mereka seperti sudah bisa menyesuaikan diri, tidak ada canggung, tidak ada minder. Ini pengalaman yang baik, berharga, dan luar biasa," kata Bayu.
Ia juga menyebut bahwa program try-out sepak bola Kemenpora ke Singapura tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemain, tetapi juga untuk membangun karakter moral dan kepercayaan diri.
"Tujuan dan maksud kita bukan hanya membangun keterampilan mereka, tetapi juga membangun karakter moral dan kepercayaan diri mereka. Semoga ini memberikan pengalaman yang luar biasa dan membuat mereka berkembang di masa depan," tambahnya.
Bayu menilai bahwa kepercayaan diri pemain terpilih terbaik Indonesia mampu menguasai permainan melalui instruksi dan arahan pelatih. Meskipun hasilnya berakhir seri 0-0, tim U-18 SKO Kemenpora terlihat mampu bersaing dan menguasai permainan dengan cukup baik.
"Tentunya di pertandingan selanjutnya mungkin akan lebih berat lagi, karena kita akan berhadapan dengan juara Liga Singapura (Geylang International FC). Sekarang kita berakhir dengan seri (0-0) meski kita tahu dominasi tuan rumah, justru kita tetap bisa cukup menguasai permainan. Tetapi kita tetap mengapresiasi karena mereka juga menyambut kita luar biasa, tentunya secara moral dan teknis kita sangat dibantu, anak-anak kita jadi berkembang," tutur Bayu.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi, dengan kedua tim saling menyerang dan bertahan.
Meskipun tidak banyak peluang tercipta, tim U-18 SKO Kemenpora terlihat disiplin dan rapi, sementara Tampines Rovers FC memiliki pertahanan yang tangguh. Pada akhirnya, skor kacamata tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.
What's Your Reaction?