Timnas Panjat Tebing Indonesia Borong Dua Emas dan Satu Perak di IFSC Climbing World Cup Krakow 2025

Timnas Panjat Tebing Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang IFSC Climbing World Cup Krakow 2025, yang digelar pada Minggu (6/7/2025).

Jul 7, 2025 - 10:13
Jul 7, 2025 - 10:14
 0
Timnas Panjat Tebing Indonesia Borong Dua Emas dan Satu Perak di IFSC Climbing World Cup Krakow 2025
Atlet Indonesia Sabet 2 Emas dan 1 Perak di Piala Dunia Panjat Tebing 2025. Foto: Instagram-@ifsclimbing

BOLAHITA - Timnas Panjat Tebing Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang IFSC Climbing World Cup Krakow 2025, yang digelar pada Minggu (6/7/2025). Bendera Merah Putih berkibar tinggi usai para atlet Tanah Air sukses menyabet dua medali emas dan satu medali perak di babak final.

Emas pertama diraih oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi yang tampil luar biasa di nomor speed putri. Ia mencatatkan waktu 6,27 detik, mengungguli pesaingnya asal Amerika Serikat, Emma Hunt, yang meraih perak dengan waktu 7,56 detik. Sementara itu, Aleksandra Miroslaw dari tuan rumah Polandia, menempati posisi ketiga setelah menang atas Natalia Kalucka di Small Final dengan waktu 6,36 detik.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Emas kedua dipersembahkan dari nomor speed putra, di mana terjadi final sesama atlet Indonesia antara Raharjati Nursamsa dan Kiromal Katibin. Dalam duel tersebut, Raharjati tampil solid dan finis tercepat dengan catatan 4,73 detik, mengungguli Kiromal yang harus puas dengan medali perak setelah sempat mengalami fall (terjatuh) saat memanjat.

Medali perunggu di nomor ini diraih oleh Ryo Omasa dari Jepang, yang mengalahkan Zach Hammer (AS) di Small Final dengan waktu 5,48 detik. Zach tergelincir saat melakukan panjatan, yang membuat Ryo merebut tempat ketiga.


Sekretaris Umum PP FPTI, Pristiawan Buntoro, menyambut antusias pencapaian luar biasa tim Merah Putih di Krakow ini. Ia menilai hasil tersebut sebagai bukti nyata bahwa Indonesia kini menjadi salah satu kekuatan dominan dalam disiplin speed panjat tebing dunia.

"Prestasi ini adalah buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat. Selamat untuk para juara dan tim Indonesia. Ini pencapaian membanggakan untuk kita semua," ujarnya.

Sementara itu, Raharjati Nursamsa mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali meraih emas, setelah terakhir kali mencapainya dua tahun lalu.

“Saya sangat senang bisa kembali meraih emas. Saya hanya fokus untuk memanjat secepat mungkin dan menghilangkan tekanan dari pikiran. Ini hasil dari latihan keras dan konsistensi,” ungkap Raharjati.

Dengan hasil ini, Indonesia semakin menegaskan diri sebagai negara unggulan di cabang olahraga panjat tebing, khususnya di nomor speed, di panggung internasional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow