BOLAHITA - PB Djarum Foundation menjadikan Kota Medan sebagai awal destinasi pencarian atlet bulutangkis berbakat yang digelar di GOR Cemara Asri, Medan, bersamaan di GOR Dempo Jakabaring, Palembang, 8 sampai 11 April mendatang.
Ajang bertajuk audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 ini, memfokuskan dua kelompok umur. Yakni, U-13 dan U-15. "
Medan kami jadikan start awal audisi umum ini, karena harus kami akui,
Medan tidak bisa dianggap sebelah mata soal prestasi bulutangkis. Banyak bibit pemain
Medan sangat menjanjikan. Sudah banyak bukti. Salah satunya atlet yang kami bina, M Bayu Pangestu asli dari
Medan, sekarang di Pelatnas. Tentu, harapan kami mengelar di
Medan banyak muncul bibit disini," ungkap Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosmin dalam keterangan persnya di Garuda Plaza Hotel, Jalan Sisingamangaraja,
Medan, Selasa (24/3).
Diakuinya, sejak 2006, ini kali pertama pihaknya mengelar audisi umum didaerah-daerah, yang selama ini terfokus di Kudus, Jawa Tengah. Melihatnya tingginya antusiasme, menjadikan pihaknya langsung mencari talenta-talenta muda di 9 kota Indonesia, dengan
Medan sebagai titik start audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 ini. "Ini juga sebagai langkah kami menjemput bola ke kantong-kantong yang selama ini menjadi sumber bibit atlet potensial," jelasnya.
Setelah dari
Medan dan Palembang, audisi umum dilanjutkan ke GOR PKPSO Jember dan GOR Hevindo, Balikpapan, 6 sampai 9 Mei, Manado dan Makassar (27-30 Mei), Tasikmalaya, Jawa Barat dan Purwokerto, Jawa Tengah (10-13 Juni). Terakhir, di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah (1-3 September). "Ke-9 Kota ini sudah mencukupi sebaran kota di Indonesia. Apalagi, banyak bibit dari luar Pulau Jawa. Itu menunjukkan asal prestasi bukan hanya di Pulau Jawa saja," pungkas Yoppy.
Sedangkan tim pencari bakat, Lius Pongoh menjelaskan, para peserta akan menjalani proses dua tahapan. Yakni screnning dari tim pencari bakat. Proses ini, para peserta akan di bekali teknik bermain bulutangkis yang benar. Proses selanjutnya, para peserta menjalani pertandingan tunggal.
Ada pun tim pencari bakat yang dilibatkan, adalah legenda bulutangkis Indonesia. Yakni, Christian Hadinata, Liem Swie King, Ivana Lie, Hariyanto Arbi, Hastomo Arbi, Eddy Hartono, Alan Budikusuma hingga Susi Susanti. "Audisi ini akan menggunakan sistem turnamen. Pemain terbaik akan langsung bersaing lagi di Kudus. Selain itu akan ada pemain yang mendapatkan super tiket dari para legenda yang juga ikut melakukan penilaian," jelasnya.