200 Anak di Kota Medan Ikuti Coke Kicks
200 Anak di Kota Medan Ikuti Coke Kicks
"Coke Kicks adalah salah satu bagian dari komitmen Coca-Cola untuk mendukung pengembangan bakat sepak bola di Indonesia. Karena sebelum menuju kompetisi, membentuk kebiasaan bermain dan berlatih sepakbola yang tepat juga sangat berperan dalam usaha menumbuhkan bakat-bakat di masa depan," kata Head of Corporate Communications Coca-Cola Amatil Indonesia Putri Silalahi kepada wartawan.
Dia juga menyebutkan, Coke Kicks membantu mengubah cara anak-anak Indonesia, dan pelatih mereka, bermain dan berlatih setiap hari. "Jadi setelah mengikuti Coke Kicks, mereka bisa mulai melakukannya dengan cara yang profesional," ujarnya. Coca-Cola Amatil Indonesia menjalin kerja sama dengan para pelatih dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation. Melalui sesi "Train the Trainer", ASA juga memberikan beberapa modul pelatihan seperti life skill dan perencanaan kepelatihan.
"Targetnya adalah memberdayakan pelatih di tingkat akar rumput di seluruh Indonesia supaya terjadi keberlanjutan proyek jangka panjang dan meninggalkan warisan yang nyata di daerah-daerah sasaran," kata Lee Hawkins, Direktur Asian Soccer Foundation (ASA). Sedangkan modul pelatihan yang diberikan kepada anak-anak, di antaranya adalah dribble, shooting, passing.
Secara terpisah, mantan pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan, mengatakan anak-anak Indonesia memiliki semangat sangat tinggi dalam berlatih sepakbola, tapi hal ini tidak ditunjang dengan model pelatihan yang memadai. Sebagai contoh, pelatihan sepakbola yang tepat bagi anak-anak usia 12 tahun adalah peningkatan skill berupa latihan gerak.
Sejak tahun 2011, Coke Kicks telah memberikan pelatihan kepada 7,000 anak dan 450 pelatih di Indonesia. Tahun ini, Coke Kicks 2014 memberikan pelatihan kepada 2,800 anak dan 140 pelatih di 14 kota, yaitu Bekasi, Bandung, Bali, Medan, Lampung, Padang, Aceh, Surabaya, Jogjakarta, Banjarmasin, Semarang, Ambon, Papua, dan Makassar.
What's Your Reaction?