4 Atlet Judo Sumut Dikirim Berlatih Kata di Bali Persiapan PON 2024
Mereka tengah dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang akan diadakan di Bali.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Empat atlet judo dari Sumatra Utara yang berkompetisi dalam kategori kata (seni gerak) telah dikirim untuk berlatih di Bali. Keempat atlet ini adalah Fadli Ardiansyah Manik, Krisjon Simorangkir (kategori nage no kata), serta Redinda Syahira dan Mutiara Sinaga (kategori ju no kata).
Mereka tengah dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang akan diadakan di Bali.
Para atlet ini telah tiba di Bali sejak Rabu, 16 Agustus 2023. Muhammad Arief Fadhillah, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatra Utara, merasa bersyukur karena KONI Sumatra Utara telah memfasilitasi atlet-atlet ini untuk berlatih di Bali.
Arief menjelaskan bahwa pemilihan Bali sebagai tempat latihan dipengaruhi oleh keberadaan Sinsei Tsuneo Sengoku, pelatih kata terbaik di Indonesia.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada KONI Sumatra Utara karena telah menyediakan fasilitas untuk para atlet berlatih di Bali. Tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para atlet dalam kategori kata judo sehingga judo Sumatra Utara tidak hanya mengandalkan atlet-atlet dalam kategori tarung saja.
Arief menyampaikan, "Dalam kejuaraan nasional KATA yang lalu, kami menduduki peringkat 8 secara nasional meskipun hanya berlatih selama 2 bulan. Kami berharap bahwa dengan berlatih di dojo Sensei Tsengoku ini, mereka dapat mengasah teknik mereka dengan lebih baik."
Harapannya, hasil dari latihan ini akan terlihat saat para atlet bertanding di Kasad Cup yang dijadwalkan akan diadakan pada bulan September. Arief berharap setidaknya timnya bisa meraih medali dalam kompetisi tersebut.
Sekretaris PJSI Sumatra Utara, Josef Yus, yang juga merupakan pelatih pelatda judo Sumatra Utara, telah diutus untuk mendampingi para atlet selama latihan di Bali. Ia menjelaskan bahwa latihan perdana para atlet dilakukan di Sengoku Internasional Judo Hall, Ginanjar Bali, dan langsung diawasi oleh Sensei Sengoku.
Josef berharap para atlet akan berlatih dengan sungguh-sungguh dan disiplin serta memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Dia menambahkan, "Selama sebulan di Bali, kita berharap para atlet dapat menunjukkan kemajuan yang signifikan."
Sebelumnya, tim nage no kata dan ju no kata dari Sumatra Utara telah melakukan debut pertama kali dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kata di Bandung, Jawa Barat pada akhir Agustus.
Meskipun tidak berhasil meraih medali, tim Sumatra Utara berhasil mencapai peringkat 8 dan mengungguli tim-tim lain, terutama dari Sumatra. Para atlet yang berkompetisi dalam kategori nage no kata sudah memiliki pengalaman meraih medali di PON sebelumnya.
Emas dalam kategori nage no kata diraih oleh Suliswanto/Embun Cahyono dari Jawa Timur, sementara perak diperoleh oleh perwakilan PON Papua. Atlet-atlet Wairifer Bakwab/Yewi Agus Sudjatmino dari Papua, yang meraih emas PON, harus puas dengan medali perunggu setelah menempati urutan keempat. Urutan kedua dan ketiga ditempati oleh DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Adapun untuk kategori ju no kata, medali emas diraih oleh Ni Made Sukerti dan Ni Nyoman Suwitri dari Provinsi Bali.
What's Your Reaction?